Konsumsi Ikan di Indonesia Konsisten Naik Selama 2020-2024

1
Akbar Ridwan 13/06/2025 14:24 WIB
Image Loader
Memuat...
Konsumsi Ikan di Indonesia (2020-2024)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, konsumsi ikan nasional selalu naik di periode 2020-2024. Pada 2020, volume konsumsinya menyentuh 54,56 kg/kapita/tahun setara utuh segar.

Setahun berselang naik menjadi 55,16 kg/kapita/tahun. Kenaikan konsumsi ikan nasional cukup signifikan terjadi pada  2022, yang saat itu mencapai 57,27 kg/kapita/tahun.

Adapun pada 2023 dan 2024, konsumsi ikan nasional berada di angka 57,91 kg/kapita/tahun dan 58,91 kg/kapita/tahun.

Khusus 2024, capaian tersebut sedikit di bawah target yang ditetapkan oleh KKP, yaitu 59 kg/kapita/tahun.

Sementara itu, di tahun lalu KKP mencatat tiga provinsi dengan konsumsi ikan tertinggi, yaitu Maluku sebesar 82,80 kg/kapita/tahun setara utuh segar, Papua 79,36 kg/kapita/tahun, dan Sulawesi Utara sebesar 77,21 kg/kapita/tahun.

Sedangkan provinsi dengan konsumsi ikan terendah pada 2024 adalah DI Yogyakarta yang berkisar di 36,48 kg/kapita/tahun setara utuh segar, Lampung 39,20 kg/kapita/tahun setara utuh segar, dan Jawa Tengah 40,28 kg/kapita/tahun setara utuh segar.

Adapun untuk capaian Angka Konsumsi Ikan (AKI) dalam rumah tangga pada 2024 adalah 25,31 kg/kapita/tahun secara utuh segar dengan total serapan ikan 7.069.264 ton. Berdasarkan provinsi, AKI tertinggi tahun lalu adalah Papua Barat Daya sebesar 43,70 kg/kapita/tahun setara utuh segar.

Kemudian diikuti Sulawesi Tenggara 43,38 kg/kapita/tahun setara utuh segar dan Sulawesi Utara 42,95 kg/kapita/tahun setara utuh segar. Sementara provinsi dengan capaian AKI 2024 terendah adalah Papua Pegunungan 6,50 kg/kapita/tahun setara utuh segar, DI Yogyakarta 15,62 kg/kapita/tahun setara utuh segar, dan Jawa Tengah sebesar 15,74 kg/kapita/tahun setara utuh segar.

(Baca: Konsumsi Kalori Ikan per Kapita di 38 Provinsi Indonesia Awal 2024)

Data Pasar

Macro update by
13 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.864 +0.19
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...