Konsumsi Ikan di Indonesia Konsisten Naik Selama 2020-2024
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Republik Indonesia, konsumsi ikan nasional selalu naik di periode 2020-2024. Pada 2020, volume konsumsinya menyentuh 54,56 kg/kapita/tahun setara utuh segar.
Setahun berselang naik menjadi 55,16 kg/kapita/tahun. Kenaikan konsumsi ikan nasional cukup signifikan terjadi pada 2022, yang saat itu mencapai 57,27 kg/kapita/tahun.
Adapun pada 2023 dan 2024, konsumsi ikan nasional berada di angka 57,91 kg/kapita/tahun dan 58,91 kg/kapita/tahun.
Khusus 2024, capaian tersebut sedikit di bawah target yang ditetapkan oleh KKP, yaitu 59 kg/kapita/tahun.
Sementara itu, di tahun lalu KKP mencatat tiga provinsi dengan konsumsi ikan tertinggi, yaitu Maluku sebesar 82,80 kg/kapita/tahun setara utuh segar, Papua 79,36 kg/kapita/tahun, dan Sulawesi Utara sebesar 77,21 kg/kapita/tahun.
Sedangkan provinsi dengan konsumsi ikan terendah pada 2024 adalah DI Yogyakarta yang berkisar di 36,48 kg/kapita/tahun setara utuh segar, Lampung 39,20 kg/kapita/tahun setara utuh segar, dan Jawa Tengah 40,28 kg/kapita/tahun setara utuh segar.
Adapun untuk capaian Angka Konsumsi Ikan (AKI) dalam rumah tangga pada 2024 adalah 25,31 kg/kapita/tahun secara utuh segar dengan total serapan ikan 7.069.264 ton. Berdasarkan provinsi, AKI tertinggi tahun lalu adalah Papua Barat Daya sebesar 43,70 kg/kapita/tahun setara utuh segar.
Kemudian diikuti Sulawesi Tenggara 43,38 kg/kapita/tahun setara utuh segar dan Sulawesi Utara 42,95 kg/kapita/tahun setara utuh segar. Sementara provinsi dengan capaian AKI 2024 terendah adalah Papua Pegunungan 6,50 kg/kapita/tahun setara utuh segar, DI Yogyakarta 15,62 kg/kapita/tahun setara utuh segar, dan Jawa Tengah sebesar 15,74 kg/kapita/tahun setara utuh segar.
(Baca: Konsumsi Kalori Ikan per Kapita di 38 Provinsi Indonesia Awal 2024)
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q4 2025) | 3.474,50 | +0.86 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17 | -0.03 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Mar) | 0,41% | -0.27 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |