Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan PDRB ADHK sektor jasa lainnya di Kalimantan Selatan pada 2024 tumbuh 7,41% menjadi Rp1.891,78 miliar. Dalam delapan tahun terakhir, PDRB ADHK sektor jasa lainnya menurut provinsi menunjukkan tren kenaikan dan berlanjut pasca covid. Dalam lima tahun terakhir, PDRB ADHK sektor jasa lainnya menurut provinsi juga ikut tren naik.
Sebelumnya menurut rekam jejak delapan tahun terakhir, rekor pertumbuhan tertinggi di Kalimantan Selatan pernah terjadi pada 2014 dengan pertumbuhan sebesar 8,94%. Dengan catatan pertumbuhan ini, terlihat bahwa posisi PDRB ADHK sektor jasa lainnya terus menguat dalam enam tahun terakhir
(Baca: PDRB ADHB di Kota Lubuk Linggau Menurut Sektor pada 2024)
Daftar 10 Terbesar:
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total PDRB ADHK sektor jasa lainnya seluruh Indonesia pada 2024 mencapai Rp248,29 triliun.
PDRB ADHK sektor jasa lainnya tersebut naik 6,72% dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Angka Partisipasi Kasar Periode 2013-2025)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), DKI Jakarta tercatat dengan PDRB ADHK sektor jasa lainnya terbanyak, yaitu Rp91,93 triliun. PDRB ADHK sektor jasa lainnya di DKI Jakarta saat ini setara dengan 37,03% dari total seluruh provinsi.
Menyusul di urutan berikutnya adalah Jawa Barat. Jumlah PDRB ADHK sektor jasa lainnya di provinsi ini dilaporkan Rp41,29 triliun. Sedangkan untuk statistik tahunan jumlah PDRB ADHK sektor jasa lainnya terlihat naik 7,93% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak Rp38,25 triliun.
Berikutnya, PDRB ADHK sektor jasa lainnya di Jawa Timur naik 8,58% menjadi Rp28,76 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, Jawa Tengah dengan PDRB ADHK sektor jasa lainnya Rp20,61 triliun (naik 6,82%) dan Banten dengan PDRB ADHK sektor jasa lainnya Rp8.270,15 miliar (naik 5,04%)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan PDRB ADHK sektor jasa lainnya dengan jumlah tertinggi:
- DKI Jakarta Rp91,93 triliun
- Jawa Barat Rp41,29 triliun
- Jawa Timur Rp28,76 triliun
- Jawa Tengah Rp20,61 triliun
- Banten Rp8.270,15 miliar
- Sulawesi Selatan Rp6.329,52 miliar
- Sumatera Barat Rp3.870,09 miliar
- DI Yogyakarta Rp3.771,49 miliar
- Sumatera Utara Rp3.479,39 miliar
- Lampung Rp3.450,07 miliar