PDRB ADHK sektor peternakan pada 2024 tumbuh turun 29.82% (yoy), tertinggi dalam dua tahun terakhir terakhir. Capaian itu menjadikan PDRB ADHK sektor peternakan menurut provinsi rata-rata dalam dua tahun terakhir yakni sebesar nan%.
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Angka Partisipasi Murni Periode 2013-2025)
Badan Pusat Statistik (BPS) menghimpun data PDRB ADHK sektor peternakan di seluruh provinsi Indonesia. Dari hasil pendataan, berikut ini adalah 10 provinsi yang paling banyak mendapatkan poin PDRB ADHK sektor peternakan di tanah air.
Jawa Timur mencatatkan PDRB ADHK sektor peternakan tertinggi dengan Rp38,57 triliun. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perkembangan data tahunan di wilayah ini naik 3,42% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
(Baca: PDRB ADHK Sektor Ketenagalistrikan Periode 2013-2024)
Berikutnya adalah Jawa Tengah yang mencatatkan PDRB ADHK sektor peternakan Rp27,24 triliun lebih tinggi periode yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan untuk data tahunan, PDRB ADHK sektor peternakan di provinsi ini naik 1,06% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, Jawa Barat dengan PDRB ADHK sektor peternakan Rp22,41 triliun (naik 9,31%), Lampung dengan PDRB ADHK sektor peternakan Rp12,77 triliun (naik 0,85%) dan Sumatera Utara dengan PDRB ADHK sektor peternakan Rp12,24 triliun (naik 5,17%)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan PDRB ADHK sektor peternakan dengan jumlah tertinggi:
- Jawa Timur Rp38,57 triliun
- Jawa Tengah Rp27,24 triliun
- Jawa Barat Rp22,41 triliun
- Lampung Rp12,77 triliun
- Sumatera Utara Rp12,24 triliun
- Banten Rp8.112,18 miliar
- Nusa Tenggara Timur Rp7.557,35 miliar
- Bali Rp7184.3 miliar
- Aceh Rp6.222,83 miliar
- Sumatera Selatan Rp5.673,81 miliar