Garis kemiskinan makanan di perdesaan di Papua Barat tumbuh 3,96%. Angka ini naik dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp573,16 ribu per kapita per bulan data per September 2025. Menurut rekam jejaknya, pertumbuhan tertinggi di provinsi ini sebelumnya pernah terjadi pada September 2018 sebesar 7,77%. Adapun dalam empat tahun terakhir, garis kemiskinan makanan di perdesaan tercatat dengan rata-rata pertumbuhan sebesar 3,1%
Daftar 10 Terbesar:
(Baca: Jumlah Kepala Sekolah dan Guru SD Negeri Lebih dari atau Setara S1 Periode 2017-2024)
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), total garis kemiskinan makanan di perdesaan seluruh Indonesia pada September 2025 mencapai 18,83 juta .
Garis kemiskinan makanan di perdesaan tersebut naik 4,89% dibandingkan semester sebelumnya.
Papua Pegunungan berada di urutan pertama. Di provinsi ini, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah garis kemiskinan makanan di perdesaan sebanyak 906,09 ribu. Perkembangan data semesteran di wilayah ini naik 6,7% dibandingkan dengan periode yang sama semester sebelumnya.
(Baca: Jumlah Pekerja di Sektor Pengadaan Listrik dan Gas di Periode 2015-2024)
Berikutnya adalah Kep. Bangka Belitung yang mencatatkan garis kemiskinan makanan di perdesaan 760,21 ribu lebih tinggi periode yang sama semester sebelumnya. Sedangkan untuk data semesteran, garis kemiskinan makanan di perdesaan di provinsi ini naik 0,99% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, Papua Tengah dengan garis kemiskinan makanan di perdesaan 646,55 ribu (naik 6,55%), garis kemiskinan makanan di perdesaan di Kep. Riau naik 10,96% menjadi 636,64 ribu dibandingkan dengan periode yang sama semester sebelumnya dan garis kemiskinan makanan di perdesaan di Kalimantan Utara naik 4,77% menjadi 628,79 ribu dibandingkan dengan periode yang sama semester sebelumnya
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi dengan garis kemiskinan makanan di perdesaan jumlah tertinggi:
- Papua Pegunungan 906,09 ribu
- Kep. Bangka Belitung 760,21 ribu
- Papua Tengah 646,55 ribu
- Kep. Riau 636,64 ribu
- Kalimantan Utara 628,79 ribu
- Kalimantan Timur 628,65 ribu
- Papua Barat Daya 621,83 ribu
- Papua Barat 607,89 ribu
- Sumatera Barat 587,11 ribu
- Maluku 567,25 ribu