Rata-rata akumulasi penyaluran pinjaman fintech di Indonesia saat ini sebesar Rp16,99 triliun data per Januari 2023. Hanya sebagian kecil saja provinsi, kondisi saat ini terlihat lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), DKI Jakarta tercatat dengan akumulasi penyaluran pinjaman fintech terbanyak, yaitu Rp151,75 triliun. akumulasi penyaluran pinjaman fintech di DKI Jakarta saat ini setara dengan 27,91% dari total seluruh provinsi.
Berikutnya adalah Jawa Barat yang mencatatkan akumulasi penyaluran pinjaman fintech Rp137,98 triliun lebih tinggi periode yang sama bulan sebelumnya. Sedangkan untuk data bulanan, akumulasi penyaluran pinjaman fintech di provinsi ini naik 3,61% dibandingkan dengan sebelumnya.
Kemudian, akumulasi penyaluran pinjaman fintech di Jawa Timur naik 84,45% menjadi Rp66,97 triliun dibandingkan dengan periode yang sama bulan sebelumnya, Banten dengan akumulasi penyaluran pinjaman fintech Rp45,7 triliun (naik 70,93%) dan Jawa Tengah dengan akumulasi penyaluran pinjaman fintech Rp38,29 triliun (naik 68,14%)
Berikut ini adalah daftar sepuluh provinsi yang mencatatkan akumulasi penyaluran pinjaman fintech dengan jumlah tertinggi:
- DKI Jakarta Rp151,75 triliun
- Jawa Barat Rp137,98 triliun
- Jawa Timur Rp66,97 triliun
- Banten Rp45,7 triliun
- Jawa Tengah Rp38,29 triliun
- Sumatera Utara Rp12,19 triliun
- Sumatera Selatan Rp8384.5 miliar
- Sulawesi Selatan Rp7.912,92 miliar
- Lampung Rp7.184,97 miliar
- Kalimantan Timur Rp6530.5 miliar