Harga Pangan Hari Ini 21 Januari di DKI Jakarta: Cabai Rawit Naik, Cabai Merah Turun

1
Irfan Fadhlurrahman 21/01/2026 18:02 WIB
Image Loader
Memuat...
Daftar Harga Pangan Eceran di DKI Jakarta 21 Januari 2026 Pukul 17.57 WIB
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Harga sejumlah bahan pangan di DKI Jakarta hari ini terpantau naik dibanding kemarin.

Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP Kemendag) pada Rabu (21/1/2026) pukul 17.57 WIB, dari 16 komoditas terdapat 5 komoditas naik dan 3 komoditas turun.

Komoditas yang naik harga yakni cabai rawit merah, cabai merah besar, bawang putih honan, daging sapi paha belakang, dan bawang merah.

(Baca: Minyak Nabati Pimpin Kenaikan Harga Pangan Dunia hingga Mei 2022)

Sementara, harga beberapa komoditas seperti telur ayam ras, cabai merah keriting, dan minyakita menurun dibanding harga kemarin.

Komoditas cabai rawit merah naik paling tinggi Rp650 (1,17%) menjadi Rp56.150 per kg. Adapun harga cabai merah keriting turun paling tajam Rp450 (1,0%) menjadi Rp44.650 per kg.

Berikut daftar lengkap harga 16 bahan pangan di DKI Jakarta menurut SP2KP Kemendag 21 Januari 2026 pukul 17.57 WIB.

  1. Daging Sapi Paha Belakang: Rp139.917 per kg (naik 0,36%)
  2. Cabai Rawit Merah: Rp56.150 per kg (naik 1,17%)
  3. Bawang Merah: Rp46.650 per kg (naik 1,08%)
  4. Cabai Merah Besar: Rp46.083 per kg (naik 0,29%)
  5. Cabai Merah Keriting: Rp44.650 per kg (turun 1,0%)
  6. Bawang Putih Honan: Rp40.667 per kg (naik 0,83%)
  7. Daging Ayam Ras: Rp39.775 per kg (tetap)
  8. Telur Ayam Ras: Rp29.800 per kg (turun 0,33%)
  9. Minyak Goreng Sawit Kemasan Premium: Rp22.500 per liter (tetap)
  10. Minyak Goreng Sawit Curah: Rp19.517 per liter (tetap)
  11. Gula Pasir Curah: Rp18.275 per kg (tetap)
  12. Minyakita: Rp16.500 per liter (turun 0,15%)
  13. Beras Premium: Rp16.287 per kg (tetap)
  14. Kedelai Impor: Rp14.900 per kg (tetap)
  15. Beras Medium: Rp13.988 per kg (tetap)
  16. Tepung Terigu: Rp11.750 per kg (tetap)

(Baca: Harga Pangan Dunia Turun dalam 7 Bulan Terakhir Secara Beruntun)

Data Populer

Loading...