Inflasi Transportasi di Kota Samarinda Bulan Juni 4,66%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Biaya pengeluaran pengoperasian peralatan transportasi pribadi di Kota Samarinda pada Juni sebesar 4,66%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,91%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok transportasi menyumbang 4,03% inflasi di Kota Samarinda.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan di Papua Tengah 2025)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) transportasi di Kota Samarinda berada di level 120,18 pada Juni 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 114,83.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi transportasi telah mencapai 6,28% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, biaya pengeluaran di Kota Samarinda telah mengalami pertumbuhan 5,89% (year to date/ytd).
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Langkat | 2004 - 2025)
Inflasi transportasi ini merupakan yang tertinggi dibanding sub kelompok lainnya (data per Juni 2026).
Berikut ini inflasi subkelompok transportasi yang di ukur BPS per Juni di Kota Samarinda :
- Kelompok transportasi 4,03%
- Kelompok pembelian kendaraan 0,12%
- Kelompok pengoperasian peralatan transportasi pribadi 4,66%
- Kelompok jasa angkutan penumpang 7,75%
Dibandingkan dengan 150 kabupaten/kota lain, inflasi transportasi tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 3,15% dengan IHK sebesar 116.73 dan terendah terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 0,65% dengan IHK sebesar 116.94. Sementara untuk Kota Samarinda ini menempati urutan 11.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok transportasi tertinggi pada Juni 2026:
- Kota Ternate 10,55%
- Kabupaten Halmahera Tengah 8,71%
- Kabupaten Maluku Tengah 8,25%
- Kota Balikpapan 7,32%
- Kota Tual 7,19%
- Kabupaten Manokwari 7,1%
- Kabupaten Morowali 6,03%
- Kabupaten Pandeglang 5,05%
- Sampit 5,01%
- Kabupaten Nabire 4,87%
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.059 | -0.09 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |