Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Bandar Lampung Bulan April Naik 0,3%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi tekstil rumah tangga di Kota Bandar Lampung pada April lalu berada di angka 0,3%. Angka ini lebih rendah dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 5,36%. Di antara 10 kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga menyumbang 0,73% inflasi di Kota Bandar Lampung.
(Baca: 5,79% Penduduk di Kabupaten Luwu Timur Masuk Kategori Miskin)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Bandar Lampung berada di level 108,69 pada April 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 108,36.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga telah mencapai 0,3% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kota Bandar Lampung telah mengalami pertumbuhan 0,3% (year to date/ytd).
Subkelompok inflasi ini mengalami peningkatan tertinggi di urutan kedua dibanding sub kelompok penyumbang inflasi lainnya.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Wonogiri | 2004 - 2025)
Berikut ini inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang di ukur BPS per April di Kota Bandar Lampung :
- Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,73%
- Kelompok peralatan dan perlengkapan perumahan dan kebun 0,08%
- Kelompok tekstil rumah tangga 0,3%
- Kelompok peralatan rumah tangga -0,13%
- Kelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum 1,07%
- Kelompok furnitur, perlengkapan dan karpet 10,9%
- Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin -0,63%
Dibandingkan dengan 55 kabupaten/kota lain, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,46% dengan IHK sebesar 104.87 dan terendah terjadi di Kabupaten Ketapang sebesar 0,63% dengan IHK sebesar 100.63. Sementara untuk Kota Bandar Lampung ini menempati urutan 37.
Realisasi inflasi Indonesia mencapai 1,65% secara bulanan dan 2,42% secara tahunan. Meski tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulanan sebelumnya, tingkat inflasi bulanan ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1,95%.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.760 | +0.15 | |
| Neraca perdagangan (Mar) | 3,32 | +160.82 | |
| Ekspor Migas (Mar) | 1,28 | +18.60 | |
| Impor Migas (Mar) | 3,17 | +58.74 | |
| Ekspor (Mar) | 22,53 | +1.62 | |
| Impor (Mar) | 19,21 | -8.08 | |
| Kunjungan Wisman (Feb) | 1,16 | -2.42 | |
| Inflasi yoy (Apr) | 2,42% | -1.06 | |
| Inflasi mom (Apr) | 0,13% | -0.28 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Apr) | 112,29 | +0.43 |