Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Simalungun, pada 2024 tercatat Rp58,91 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,89% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp52,24 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 3,7%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Toli Toli Menurut Sektor pada 2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 1,02 juta jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp56.003 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 217.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Di urutan pertama yakni sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp33,34 jutajuta. PDRB ini tumbuh 5,31%.
Kemudian sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 6,3% menjadi Rp8,98 jutajuta, sektor industri pengolahan diurutan ketiga dengan PDRB Rp5,86 jutajuta (1,82%).
(Baca: PDRB ADHB di Kota Padang Sidimpuan Menurut Sektor pada 2024)
Selain itu, sektor lainnya yang memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib dengan PDRB Rp2,09 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Simalungun pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Simalungun ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 58,98%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor industri pengolahan, sektor konstruksi, dan sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Pertambangan dan Penggalian,Sektor Jasa Lainnya,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pengadaan Listrik dan Gas.