Biaya Transportasi di Kabupaten Sintang Bulan Maret Naik 0,21%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Biaya pengeluaran pengoperasian peralatan transportasi pribadi di Kabupaten Sintang pada Maret lalu mencapai 0,21%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat -0,23%. Di antara empat kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok transportasi menyumbang 0,2% inflasi di Kabupaten Sintang.
(Baca: Bulan Maret, Inflasi Kesehatan di Kota Tanjung Pinang Sebesar 0,11%)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) transportasi di Kabupaten Sintang berada di level 113,91 pada Maret 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 113,67.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi transportasi telah turun 0,18% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, biaya pengeluaran di Kabupaten Sintang telah mengalami pertumbuhan -0,02% (year to date/ytd).
(Baca: Biaya Transportasi di Kota Kendari Bulan Maret Naik 0,23%)
Subkelompok inflasi ini mengalami peningkatan tertinggi di urutan kedua dibanding sub kelompok penyumbang inflasi lainnya.
Berikut ini inflasi subkelompok transportasi yang di ukur BPS per Maret di Kabupaten Sintang :
- Kelompok transportasi 0,2%
- Kelompok pengoperasian peralatan transportasi pribadi 0,21%
- Kelompok jasa angkutan penumpang 0,52%
Dibandingkan dengan 150 kabupaten/kota lain, inflasi transportasi tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,67% dengan IHK sebesar 112,01 dan terendah terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 0,42% dengan IHK sebesar 113.78. Sementara untuk Kabupaten Sintang ini menempati urutan 128.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok transportasi tertinggi pada Maret 2026:
- Kabupaten Halmahera Tengah 2,94%
- Kota Ternate 2,05%
- Kabupaten Manokwari 1,92%
- Kabupaten Maluku Tengah 1,63%
- Kota Balikpapan 1,58%
- Kabupaten Morowali 1,38%
- Kota Bogor 1,32%
- Singaraja 1,32%
- Kabupaten Sukamara 1,31%
- Kabupaten Aceh Tengah 1,3%