Ini Kekayaan Kepala Kantor Pajak Jakarta Utara yang Kena OTT KPK
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara Dwi Budi Iswahyu sebagai salah satu tersangka kasus suap dan pengurangan nilai pajak.
Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan ini ditetapkan sebagai tersangka bersama empat orang lainnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK yang dilakukan pada 9-10 Januari 2025.
Dalam operasi ini, KPK juga mengamankan sejumlah barang bukti dengan nilai total Rp6,38 miliar.
"KPK selanjutnya melakukan penahanan terhadap para tersangka untuk 20 hari pertama sejak tanggal 11-30 Januari 2026. Penahanan dilakukan di Rumah Tahanan Negara Cabang Gedung Merah Jakarta," kata Pelaksana tugas Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu di Gedung Merah Putih KPK Jakarta, dilansir dari Katadata.co.id, Minggu (11/1/2026).
Merujuk pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), Dwi Budi Iswahyu memiliki kekayaan senilai Rp4,87 miliar pada 2024.
Sebagian besar hartanya berupa tanah dan bangunan senilai Rp4,75 miliar, terdiri atas 6 bidang tanah yang tersebar di Sukabumi, Jakarta Selatan, Depok, Tangerang, Tangerang Selatan, dan Magelang.
Dwi juga tercatat memiliki kas dan setara kas senilai Rp532,45 juta; alat transportasi Rp406 juta; harta bergerak lainnya Rp185 juta; dan harta lainnya Rp151,98 juta.
Alat transportasi yang dilaporkan terdiri dari 3 unit mobil dan 3 unit sepeda motor. Rinciannya, mobil Mazda (1987), BMW 323i (1996), dan Toyota Fortuner (2016). Lalu, sepeda motornya meliputi Piaggio (2014), Vespa Piaggio Primavera (2017), serta Honda Rebel CMX500 (2018).
Sampai akhir 2024, Kepala KPP Jakarta Utara yang terjerat OTT ini memiliki utang sebesar Rp1,15 miliar.
Berikut rincian harta kekayaan Dwi Budi Iswahyu pada 2024 yang tercatat dalam LHKPN KPK:
- Tanah dan bangunan: Rp4.745.689.667
- Kas dan setara kas: Rp532.448.881
- Alat transportasi: Rp406.000.000
- Harta bergerak lainnya: Rp185.000.000
- Harta lainnya: Rp151.980.475
- Utang: -Rp1.146.442.488
- Total: Rp4.874.676.535