Harga Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Surakarta Bulan Juni Naik 2,07%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi peralatan rumah tangga di Kota Surakarta pada Juni berada di angka 2,07%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,26%. Di antara sembilan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga menyumbang 0,63% inflasi daerah ini.
(Baca: Jumlah Sekolah SMA di Banten | 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Surakarta berada di level 104,39 pada Juni 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 102,27.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga telah mencapai 3,75% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kota Surakarta telah mengalami pertumbuhan 3,51% (year to date/ytd).
Subkelompok inflasi ini mengalami peningkatan tertinggi di urutan kedua dibanding sub kelompok penyumbang inflasi lainnya.
Berikut ini inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang di ukur BPS per Juni di Kota Surakarta :
- Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 0,63%
- Kelompok peralatan dan perlengkapan perumahan dan kebun 0,41%
- Kelompok peralatan rumah tangga 2,07%
- Kelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum -0,05%
- Kelompok furnitur, perlengkapan dan karpet 1,25%
- Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin 0,15%
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Teluk Bintuni | 2004 - 2025)
Dibandingkan dengan 110 kabupaten/kota lain, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 0,88% dengan IHK sebesar 105.94 dan terendah terjadi di Kabupaten Nunukan sebesar 1,43% dengan IHK sebesar 106.77. Sementara untuk Kota Surakarta ini menempati urutan 12.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi pada Juni 2026:
- Maumere 6,79%
- Kota Tangerang 4,92%
- Kota Kupang 3,96%
- Kabupaten Deli Serdang 3,81%
- Kabupaten Dharmasraya 3,79%
- Kota Sukabumi 2,99%
- Kota Bukit Tinggi 2,89%
- Kabupaten Sintang 2,65%
- Kota Singkawang 2,57%
- Kabupaten Sumbawa 2,57%
- Inflasi kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Surakarta pada Juni 2026: 0,63% (month to month).
- Peringkat kelompok ini: kedua dari 9 kelompok pengeluaran yang diukur di Kota Surakarta.
- Indeks Harga Konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Surakarta: 104,39 pada Juni 2026.
- Secara nasional, inflasi subkelompok peralatan rumah tangga tertinggi di Maumere (6,79%) dan terendah di Kabupaten Maluku Tengah (-3,83%).
- Sumber data: Badan Pusat Statistik (BPS) (4956), periode Juni 2026.
Poin Penting
Inflasi 11 Kelompok Pengeluaran di Kota Surakarta (Juni 2026)
| Peringkat | Kelompok Pengeluaran | Inflasi (m-to-m) |
|---|---|---|
| 1 | Transportasi | 2,08% |
| 2 | Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga | 0,63% |
| 3 | Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya | 0,61% |
| 4 | Informasi, Komunikasi dan Jasa Keuangan | 0,51% |
| 5 | Rekreasi, Olahraga dan Budaya | 0,19% |
| 6 | Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah | 0,15% |
| 7 | Penyediaan Makanan dan Minuman / Restoran | 0,01% |
| 8 | Kesehatan | -0,05% |
| 9 | Makanan, Minuman dan Tembakau | -0,26% |
Rincian Inflasi Subkelompok Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kota Surakarta (Juni)
| Subkelompok | Inflasi (m-to-m) |
|---|---|
| Kelompok peralatan rumah tangga | 2,07% |
| Kelompok furnitur, perlengkapan dan karpet | 1,25% |
| Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga | 0,63% |
| Kelompok peralatan dan perlengkapan perumahan dan kebun | 0,41% |
| Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin | 0,15% |
| Kelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum | -0,05% |
Perkembangan Inflasi Peralatan rumah tangga di Kota Surakarta (6 Bulan Terakhir)
| Periode | Inflasi (m-to-m) | Kondisi |
|---|---|---|
| Januari 2026 | -0,01% | Deflasi |
| Februari 2026 | 0,05% | Inflasi |
| Maret 2026 | 0,03% | Inflasi |
| April 2026 | 1,06% | Inflasi |
| Mei 2026 | 0,26% | Inflasi |
| Juni 2026 | 2,07% | Inflasi |
10 Kabupaten/Kota dengan Inflasi Peralatan rumah tangga Tertinggi (Juni 2026)
| Peringkat | Kabupaten/Kota | Inflasi (m-to-m) |
|---|---|---|
| 1 | Maumere | 6,79% |
| 2 | Kota Tangerang | 4,92% |
| 3 | Kota Kupang | 3,96% |
| 4 | Kabupaten Deli Serdang | 3,81% |
| 5 | Kabupaten Dharmasraya | 3,79% |
| 6 | Kota Sukabumi | 2,99% |
| 7 | Kota Bukit Tinggi | 2,89% |
| 8 | Kabupaten Sintang | 2,65% |
| 9 | Kota Singkawang | 2,57% |
| 10 | Kabupaten Sumbawa | 2,57% |
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Berapa inflasi kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Surakarta pada Juni 2026?
Inflasi kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kota Surakarta tercatat 0,63% secara bulanan (month to month) pada Juni 2026, dengan IHK di level 104,39.
Kelompok pengeluaran apa yang menyumbang inflasi tertinggi di Kota Surakarta?
Pada Juni 2026, kelompok Transportasi mencatat inflasi bulanan tertinggi di Kota Surakarta, yakni 2,08%.
Di kabupaten/kota mana inflasi peralatan rumah tangga tertinggi secara nasional?
Inflasi subkelompok peralatan rumah tangga tertinggi terjadi di Maumere sebesar 6,79%, sedangkan terendah di Kabupaten Maluku Tengah sebesar -3,83%.
Terakhir diperbarui: Rabu, 15 Juli 2026. Periode data terbaru: Juni 2026 (sumber: Badan Pusat Statistik (BPS)).
Sumber: Badan Pusat Statistik (BPS) (4956) — data inflasi subkelompok menurut kelompok pengeluaran, periode Juni 2026. Diakses pada Rabu, 15 Juli 2026.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18.097 | -0.04 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |