Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Sidoarjo, pada 2024 tercatat Rp296,89 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 5,54% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp273,7 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 4,21%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Tulungagung Menurut Sektor pada 2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 2 juta jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp136,72 juta/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 50.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor industri pengolahan menjadi unggulan.
Sektor industri pengolahan di Kabupaten Sidoarjo pada 2024 mencatatkan nilai sebesar Rp144,2 jutajuta. PDRB ini berada di urutan pertama dibandingkan 17 sektor lain. Sektor ini tumbuh 5,18% dibandingkan dengan angka tahun sebelumnya yang tercatat Rp133,05 jutajuta.
Di urutan kedua adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 4,67% menjadi Rp47,43 jutajuta, kemudian PDRB sektor transportasi dan pergudangan yang kali ini tumbuh 7,87% menjadi Rp41,01 jutajuta.
(Baca: Sektor Utama Penggerak Perekonomian di Kabupaten Pegunungan Bintang pada 2024)
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah penyediaan akomodasi dan makan minum dengan PDRB Rp10,7 jutajuta. Sektor ini tercatat tumbuh 7,61% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp9,62 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Sidoarjo pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Sidoarjo ini adalah sektor industri pengolahan dengan kontribusi mencapai 51,93%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor konstruksi, sektor transportasi dan pergudangan, dan sektor informasi dan komunikasi.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Jasa Lainnya,Sektor Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pertambangan dan Penggalian.