Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kabupaten Pidie, pada 2024 tercatat Rp14,55 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 4,15% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp13,49 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 2,63%.
(Baca: Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 448,13 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp32.150 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 409.
Dari 17 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menjadi unggulan.
Untuk urutan pertama adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan. Pada 2024 lalu, sektor ini memberikan kontribusi PDRB terbesar dengan nilai mencapai Rp5,88 jutajuta. Nominal ini tumbuh 0,46%.
Selanjutnya sektor kedua untuk PDRB terbesar di Kabupaten Pidie ini adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor tumbuh 3,54% menjadi Rp2,21 jutajuta, PDRB sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib yang kali ini tumbuh 6,53% menjadi Rp1,44 jutajuta.
(Baca: Jumlah Kepala Sekolah dan Guru SMP Lebih dari atau Setara S1 Periode 2017-2024)
Selain itu, sektor lainnya yang memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah konstruksi dengan PDRB Rp959,55 ribujuta.
Distribusi PDRB di Kabupaten Pidie pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kabupaten Pidie ini adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan dengan kontribusi mencapai 38,08%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor, sektor administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib, sektor konstruksi, dan sektor transportasi dan pergudangan.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum,Sektor Jasa Keuangan dan Asuransi,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas dan Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang.