Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita sebulan untuk rokok dan tembakau di Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2024 mencapai 230.167 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 25,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran ini menyumbang sekitar 82,2 persen dari rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk aneka barang jasa di wilayah tersebut, yang sebesar 280.073 rupiah. Selain itu, nilai ini juga lebih tinggi dibandingkan pengeluaran per kapita untuk kecantikan (35.649 rupiah) dan perawatan (63.503 rupiah).
(Baca: Rata-Rata Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Makanan dan Minuman Jadi di Kab. Kapuas Hulu 2018 - 2024)
Berdasarkan data historis dari 2018 hingga 2024, pengeluaran rokok dan tembakau di Kabupaten Rokan Hulu menunjukkan tren kenaikan secara umum, meskipun terjadi penurunan sedikit pada tahun 2019 sebesar 6,4 persen dari tahun 2018. Setelah penurunan tersebut, pengeluaran kembali naik sedikit sebesar 1,6 persen pada 2020, lalu terus mengalami kenaikan yang signifikan hingga tahun 2024. Kenaikan tertinggi terjadi pada tahun 2024 dengan pertumbuhan 25,4 persen, sementara penurunan hanya terjadi satu kali pada tahun 2019.
Kabupaten Rokan Hulu menduduki peringkat pertama dalam pengeluaran rokok dan tembakau di antara kabupaten/kota seprovinsi Riau pada tahun 2024. Dibandingkan wilayah lain di provinsi ini, pengeluaran rokok dan tembakau di wilayah ini lebih tinggi daripada Kabupaten Pelalawan (193.299 rupiah) di peringkat kedua, dan Kabupaten Bengkalis (182.566 rupiah) di peringkat ketiga. Di tingkat nasional, wilayah ini berada di peringkat kelima untuk pengeluaran rokok dan tembakau per kapita sebulan.
Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 2024 sebesar 1.579.891 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 4,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk rokok dan tembakau menyumbang sekitar 14,6 persen dari total pengeluaran ini. Selain itu, pengeluaran per kapita untuk makanan di wilayah tersebut pada tahun 2024 sebesar 917.211 rupiah, yang menunjukkan pertumbuhan sebesar 27,3 persen dari tahun sebelumnya.
Kota Pekanbaru
(Baca: PDB Paritas Daya Beli (PPP) Yunani 2015 - 2024)
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Pekanbaru pada tahun 2024 sebesar 1.203.364 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 1,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menduduki peringkat pertama dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi Riau. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Pekanbaru pada tahun 2024 sebesar 2.131.019 rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 3,3 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan di wilayah ini sebesar 927.655 rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 5,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang membuatnya berada di peringkat pertama untuk pengeluaran makanan di provinsi Riau.
Kota Dumai
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kota Dumai pada tahun 2024 sebesar 886.635 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 14,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menduduki peringkat kedua dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi Riau. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kota Dumai pada tahun 2024 sebesar 1.721.806 rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 6 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan di wilayah ini sebesar 835.171 rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 3,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang membuatnya berada di peringkat kelima untuk pengeluaran makanan di provinsi Riau.
Kabupaten Siak
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Siak pada tahun 2024 sebesar 737.684 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 1 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menduduki peringkat ketiga dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi Riau. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Siak pada tahun 2024 sebesar 1.560.407 rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 13,4 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan di wilayah ini sebesar 822.723 rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 12,3 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang membuatnya berada di peringkat keenam untuk pengeluaran makanan di provinsi Riau.
Kabupaten Pelalawan
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rata-rata pengeluaran per kapita sebulan bukan makanan di Kabupaten Pelalawan pada tahun 2024 sebesar 708.621 rupiah, dengan pertumbuhan sebesar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini menduduki peringkat keempat dalam pengeluaran bukan makanan di provinsi Riau. Rata-rata pengeluaran per kapita sebulan untuk makanan dan bukan makanan di Kabupaten Pelalawan pada tahun 2024 sebesar 1.554.873 rupiah, mengalami penurunan sedikit sebesar 5,9 persen dari tahun sebelumnya. Pengeluaran untuk makanan di wilayah ini sebesar 846.251 rupiah pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 15,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya, yang membuatnya berada di peringkat keempat untuk pengeluaran makanan di provinsi Riau.