Inflasi Transportasi di Kabupaten Gresik Bulan Juni Mencapai 4,14%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Biaya pengeluaran pengoperasian peralatan transportasi pribadi di Kabupaten Gresik pada Juni sebesar 4,14%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,83%. Di antara delapan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok transportasi menyumbang 2,62% inflasi daerah.
(Baca: Harga Tembaga Pagi Hari Diperdagangkan US$6,24 /Pon (Senin, 06 Juli 2026))
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) transportasi di Kabupaten Gresik berada di level 118,54 pada Juni 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 113,83.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi transportasi telah mencapai 5,28% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, biaya pengeluaran di Kabupaten Gresik telah mengalami pertumbuhan 5,05% (year to date/ytd).
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Bekasi | 2004 - 2025)
Inflasi transportasi ini merupakan yang tertinggi dibanding sub kelompok lainnya (data per Juni 2026).
Berikut ini inflasi subkelompok transportasi yang di ukur BPS per Juni di Kabupaten Gresik :
- Kelompok transportasi 2,62%
- Kelompok pembelian kendaraan 0,07%
- Kelompok pengoperasian peralatan transportasi pribadi 4,14%
- Kelompok jasa angkutan penumpang -0,05%
Dibandingkan dengan 150 kabupaten/kota lain, inflasi transportasi tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 3,15% dengan IHK sebesar 116.73 dan terendah terjadi di Kabupaten Jayawijaya sebesar 0,65% dengan IHK sebesar 116.94. Sementara untuk Kabupaten Gresik ini menempati urutan 22.
Berikut ini 10 kabupaten/kota dengan inflasi subkelompok transportasi tertinggi pada Juni 2026:
- Kota Ternate 10,55%
- Kabupaten Halmahera Tengah 8,71%
- Kabupaten Maluku Tengah 8,25%
- Kota Balikpapan 7,32%
- Kota Tual 7,19%
- Kabupaten Manokwari 7,1%
- Kabupaten Morowali 6,03%
- Kabupaten Pandeglang 5,05%
- Sampit 5,01%
- Kabupaten Nabire 4,87%
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.985 | -0.11 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |