Bulan Mei, Inflasi Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga di Kabupaten Karo Sebesar 8,75%
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Harga-harga komponen penyumbang inflasi barang pecah belah dan peralatan makan minum di Kabupaten Karo pada Mei berada di angka 8,75%. Angka ini lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat 0,47%. Di antara sembilan kelompok inflasi yang diukur di daerah ini, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga menyumbang 1,4% inflasi daerah.
(Baca: Penduduk Kabupaten Mempawah Menghabiskan Rp78 per Kapita per Minggu untuk Membeli Cabe Hijau)
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan indeks harga konsumen (IHK) perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga di Kabupaten Karo berada di level 122,43 pada Mei 2026, lebih tinggi dibanding bulan sebelumnya yang tercatat 112,58.
Bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga telah mencapai 11,48% (year on year/yoy). Sementara jika dibandingkan dengan posisi awal tahun, harga-harga komponen penyumbang inflasi di Kabupaten Karo telah mengalami pertumbuhan 10,44% (year to date/ytd).
Hasil survei BPS, data per Mei 2026, 11 kelompok inflasi ini berada di urutan keempat di bandingkan sub kelompok lainnya.
(Baca: Pengeluaran Perkapita Sebulan untuk Sabun Mandi Kab. Padang Lawas Utara | 2024)
Berikut ini inflasi subkelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga yang di ukur BPS per Mei di Kabupaten Karo :
- Kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga 1,4%
- Kelompok furnitur, perlengkapan dan karpet 0,4%
- Kelompok tekstil rumah tangga 1,96%
- Kelompok peralatan rumah tangga 0,36%
- Kelompok barang pecah belah dan peralatan makan minum 8,75%
- Kelompok barang dan layanan untuk pemeliharaan rumah tangga rutin 0,37%
Dibandingkan dengan 74 kabupaten/kota lain, inflasi perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga tertinggi terjadi di Indonesia sebesar 1,26% dengan IHK sebesar 110.66 dan terendah terjadi di Waingapu sebesar 2,38% dengan IHK sebesar 123.41. Sementara untuk Kabupaten Karo ini menempati urutan ketiga.
Pencapaian inflasi Indonesia pada Maret 2025 sebesar 1,65% secara bulanan dan 3,08% secara tahunan. Meski tercatat lebih tinggi dibandingkan dengan inflasi bulanan sebelumnya, tingkat inflasi bulanan ini masih lebih tinggi dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar 1,6%.
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 18 | -0.21 | |
| Neraca perdagangan (Apr) | 89,10 | -97.32 | |
| Ekspor Migas (Apr) | 1,16 | -9.81 | |
| Impor Migas (Apr) | 4,60 | +45.09 | |
| Ekspor (Apr) | 25,30 | +12.32 | |
| Impor (Apr) | 25,21 | +31.28 | |
| Kunjungan Wisman (Apr) | 1,25 | +14.75 | |
| Inflasi yoy (Mei) | 3,08% | +0.66 | |
| Inflasi mom (Mei) | 0,28% | +0.15 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| NTP (Mei) | 113,79 | +1.34 |