Produk domestik bruto (PDRB) harga berlaku (ADHB) di Kota Cirebon, pada 2024 tercatat Rp30,54 juta. PDRB di kabupaten/kota ini tumbuh 5,02% dibandingkan dengan tahun sebelumnya Rp28,77 juta .
Dibandingkan dengan masa pandemi covid pada tahun 2020, pertumbuhan ekonomi di wilayah ini terlihat lebih tinggi. Sebelumnya pertumbuhan pada akhir tahun 2021 pasca covid tercatat mencapai 3,05%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Pegunungan Bintang Menurut Sektor pada 2024)
Menurut publikasi BPS, dengan total penduduk yang mencapai 354,68 ribu jiwa, PDRB per kapita di wilayah ini tercatat Rp88.560 ribu/kapita/tahun. PDRB per kapita ini secara nasional berada di urutan 99.
Dari 16 sektor yang mendorong pergerakan ekonomi di kabupaten/kota ini, sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor menjadi unggulan.
Sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor di Kota Cirebon merupakan sektor andalan dan menyumbang kontribusi terbesar PDRB pada 2024 lalu dengan nilai mencapai Rp8,34 jutajuta. PDRB ini tumbuh 1,04% dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang tercatat Rp8,14 jutajuta.
Kemudian sektor transportasi dan pergudangan tumbuh 8,54% menjadi Rp4,62 jutajuta, PDRB sektor jasa keuangan dan asuransi yang kali ini tumbuh 1,7% menjadi Rp3,32 jutajuta.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Sukamara Menurut Sektor pada 2024)
Sektor terakhir memberikan kontribusi di urutan lima besar adalah konstruksi dengan PDRB Rp2,98 jutajuta. Sektor ini tercatat tumbuh 16,75% dibandingkan capaian tahun sebelumnya dengan angka Rp2,53 jutajuta.
Distribusi PDRB di Kota Cirebon pada 2024
Menurut tingkat distribusinya, sektor utama yang menyumbang pertumbuhan terbesar PDRB di Kota Cirebon ini adalah sektor perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor dengan kontribusi mencapai 27,99%. Sektor lainnya diurutan lima besar adalah sektor transportasi dan pergudangan, sektor industri pengolahan, sektor konstruksi, dan sektor jasa keuangan dan asuransi.
Sedangkan untuk sektor dengan distribusi terkecil adalah Sektor Real Estate,Sektor Jasa Perusahaan,Sektor Pengadaan Listrik dan Gas,Sektor Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang dan Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan.