Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Bangka tahun 2024 sedikit turun menjadi 4,24 persen, dari 4,32 persen tahun sebelumnya. Selisihnya sedikit turun 0,08 persen, dengan pertumbuhan -1,85 persen. Jumlah penduduk miskin sedikit turun menjadi 14.760 orang dari 14.870 orang tahun sebelumnya, sementara jumlah penduduk sedikit naik menjadi 335.292 jiwa dari 329.984 jiwa tahun sebelumnya. Rank seindonesia persentase kemiskinan berada di urutan 471, rank pulau Sumatera di 142.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kota Serang Periode 2009 - 2024)
Analisis data historis 2004-2024 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi terjadi tahun 2006 sebesar 11,78 persen, terendah tahun 2024 sebesar 4,24 persen. Pertumbuhan kemiskinan tertinggi tahun 2005 sebesar 15,55 persen, terendah tahun 2011 turun 31,37 persen. Rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 4,28 persen, lebih rendah dibanding rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) sebesar 4,43 persen. Rank seindonesia meningkat dari urutan 339 tahun 2004 ke 471 tahun 2024.
Perbandingan dengan kabupaten lain di Kep. Bangka Belitung: Kabupaten Bangka memiliki persentase kemiskinan 4,24 persen, lebih tinggi dari Kota Pangkal Pinang (4,04 persen) dan Kabupaten Bangka Barat (2,59 persen), tapi lebih rendah dari tiga kabupaten lain di provinsi. Jumlah penduduk miskinnya 14.760 orang tertinggi di provinsi, sementara jumlah penduduknya 335.292 jiwa juga tertinggi.
Kabupaten Belitung Timur
Rank seindonesia persentase kemiskinan berada di urutan 386, dengan nilai 6,36 persen dan pertumbuhan -5,5 persen tahun 2024. Jumlah penduduk miskinnya 8.500 orang, dari total penduduk 132.121 jiwa. Garis kemiskinan sebesar Rp907,58 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita sebesar Rp82,61 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sedikit naik 1,51 persen, menunjukkan peningkatan jumlah penduduk tanpa peningkatan kemiskinan signifikan.
Kabupaten Belitung
Rank seindonesia persentase kemiskinan berada di urutan 398, dengan nilai 6,11 persen dan pertumbuhan -4,32 persen tahun 2024. Jumlah penduduk miskinnya 11.970 orang, dari total penduduk 191.252 jiwa. Garis kemiskinan sebesar Rp919,37 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita sebesar Rp73,93 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sedikit naik 2,25 persen, dan pertumbuhan kemiskinan sedikit turun, membuat kondisi kemiskinan lebih baik dibanding tahun sebelumnya.
Kota Pangkal Pinang
(Baca: BPS: Garis Kemiskinan Makanan dan Nonmakanan di Kep. Bangka Belitung Naik 5,33%(Data Desember 2025))
Rank seindonesia persentase kemiskinan berada di urutan 480, dengan nilai 4,04 persen dan pertumbuhan -4,31 persen tahun 2024. Jumlah penduduk miskinnya 8.870 orang, dari total penduduk 239.730 jiwa. Garis kemiskinan sebesar Rp925,52 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita sebesar Rp82,19 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sedikit naik 2,93 persen, dan pertumbuhan kemiskinan sedikit turun, membuat posisi kemiskinan di kota ini lebih baik dibanding sebagian besar daerah di Indonesia.
Kabupaten Bangka Barat
Rank seindonesia persentase kemiskinan berada di urutan 507, dengan nilai 2,59 persen dan pertumbuhan -3,38 persen tahun 2024. Jumlah penduduk miskinnya 5.710 orang, dari total penduduk 216.238 jiwa. Garis kemiskinan sebesar Rp720,40 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita sebesar Rp91,21 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sedikit naik 2,21 persen, dan pertumbuhan kemiskinan sedikit turun, menjadikannya kabupaten dengan kemiskinan terendah di provinsi.
Kabupaten Bangka Selatan
Rank seindonesia persentase kemiskinan berada di urutan 491, dengan nilai 3,74 persen dan pertumbuhan 21,62 persen tahun 2024. Jumlah penduduk miskinnya 8.100 orang, dari total penduduk 213.877 jiwa. Garis kemiskinan sebesar Rp697,38 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita sebesar Rp57,70 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sedikit naik 3,34 persen, dan pertumbuhan kemiskinan naik secara signifikan, menjadi anomali di provinsi yang sebagian besar mengalami penurunan kemiskinan.
Kabupaten Bangka Tengah
Rank seindonesia persentase kemiskinan berada di urutan 403, dengan nilai 5,94 persen dan pertumbuhan 13,8 persen tahun 2024. Jumlah penduduk miskinnya 12.040 orang, dari total penduduk 209.117 jiwa. Garis kemiskinan sebesar Rp856,90 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita sebesar Rp56,13 juta per tahun. Pertumbuhan penduduk sedikit naik 2,64 persen, dan pertumbuhan kemiskinan naik secara signifikan, mirip dengan Kabupaten Bangka Selatan yang juga mengalami peningkatan kemiskinan tahun ini.