Waspada! Pagi Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Jumat, 15 Mei 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Jumat (15/5/2026) pukul 10.38 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 43 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 122 detik.
(Baca: Jumlah Rumah Rusak Berat karena Bencana Alam di RI 2015-2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 15 Mei 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 12 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 12-22 milimeter dan lama gempa 62-115 detik.
Kemudian, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 6 milimeter dan lama gempa 35 detik serta 1 kali harmonik dengan amplitudo 9 milimeter dan lama gempa 66 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.986 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 1.017 kali letusan.
(Baca: Ada 137 Kejadian Bencana Alam Jelang Akhir Januari 2024, Banjir Terbanyak)