Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Nagan Raya, Aceh periode semester 2025. Angka persentase penduduk miskin saat ini tercatat 15,42 persen, turun sebesar 8,97 persen dibanding tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 27.240 jiwa, berkurang sebanyak 2.360 jiwa dari catatan tahun 2024.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Demak | 2004 - 2025)
Selama periode 2004 sampai 2025, persentase kemiskinan wilayah ini tercatat tertinggi pada tahun 2004 dengan angka 35,54 persen, dan terendah pada tahun 2025. Pertumbuhan penurunan angka kemiskinan terbesar terjadi pada tahun 2025 sebesar 8,97 persen, sementara satu-satunya kenaikan signifikan terjadi tahun 2021 sebesar 2,99 persen.
Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir wilayah ini berada di angka 16,55 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir mencapai 17,01 persen. Peringkat persentase kemiskinan se-Indonesia Kabupaten Nagan Raya saat ini berada di urutan 81, bergeser sedikit dari urutan 76 pada tahun sebelumnya.
Kabupaten Pidie Jaya
Berada di peringkat 72 nasional untuk persentase kemiskinan, wilayah ini mencatatkan angka 16,12 persen dengan penurunan sebesar 11,82 persen tahun lalu. Jumlah penduduk miskin tercatat 27.620 jiwa, garis kemiskinan ditetapkan sebesar 610,76 ribu rupiah per kapita per bulan, sementara pendapatan per kapita masyarakat mencapai 29,75 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Aceh Barat Daya
Peringkat 116 nasional dengan persentase kemiskinan 13,30 persen, menjadi salah satu wilayah dengan penurunan angka kemiskinan terbesar di kelompok ini yaitu sebesar 13,19 persen. Garis kemiskinan berada di angka 525,95 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita tercatat 35,88 juta rupiah per tahun dengan pertumbuhan 6,39 persen.
(Baca: Jumlah Penduduk Bekerja di Kabupaten Sukabumi 1,43 Juta dan Angka Pengangguran 7,23%)
Kabupaten Aceh Barat
Hanya terpaut 0,08 persen dibanding angka kemiskinan Nagan Raya, wilayah ini berada di peringkat 80 nasional dengan angka 15,50 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 34.550 jiwa, memiliki garis kemiskinan tertinggi di kelompok ini yaitu 652,01 ribu rupiah per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita 71,02 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Simeulue
Peringkat 79 nasional mencatatkan persentase kemiskinan 15,52 persen, dengan penurunan angka kemiskinan sebesar 12,27 persen tahun lalu. Jumlah penduduk miskin tercatat 15.580 jiwa, garis kemiskinan 586,51 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita masyarakat mencapai 34,33 juta rupiah per tahun.
Kota Subulussalam
Wilayah ini mencatatkan penurunan angka kemiskinan terbesar di seluruh kelompok yaitu sebesar 15,26 persen, dengan persentase kemiskinan 13,88 persen dan peringkat 98 nasional. Jumlah penduduk miskin hanya 11.950 jiwa, garis kemiskinan 514,37 ribu rupiah per kapita per bulan, pendapatan per kapita 29,50 juta rupiah per tahun.
Kabupaten Aceh Utara
Memiliki jumlah penduduk miskin terbanyak di kelompok ini yaitu mencapai 93.430 jiwa, dengan persentase kemiskinan 14,27 persen dan peringkat 93 nasional. Garis kemiskinan tercatat 483,72 ribu rupiah per kapita per bulan, menjadi yang terendah di kelompok ini, dengan pendapatan per kapita 48,18 juta rupiah per tahun.