Waspada! Malam Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Selasa, 17 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (17/2/2026) pukul 00.17 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 12 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi Gunung Semeru masih berlangsung saat laporan ini dibuat.
(Baca: Ada Ratusan Bencana Alam sampai Awal April 2024, Banjir Terbanyak)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 17 Februari 2026 pukul 18.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 29 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 milimeter dan lama gempa 59-121 detik.
Kemudian, 2 kali harmonik dengan amplitudo 7-8 milimeter dan lama gempa 94-191 detik serta 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 29 milimeter s-p 60 detik dan lama gempa 178 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 639 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 332 kali letusan.
(Baca: Ada 1.300 Bencana Alam di RI sampai September 2024, Ini Rinciannya)