Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data persentase kemiskinan Kabupaten Mamuju Tengah tahun 2025 sebesar 7,22 persen. Angka ini turun sebesar 0,50 persen dibandingkan tahun 2024, dengan penurunan jumlah penduduk miskin sebanyak 540 jiwa dari total 11.160 jiwa menjadi 10.620 jiwa.
Sepanjang periode 2015 sampai 2025, persentase kemiskinan wilayah ini mencapai nilai tertinggi pada tahun 2024 sebesar 7,72 persen. Angka terendah tercatat pada tahun 2020 dengan nilai 6,79 persen. Pertumbuhan angka kemiskinan terendah terjadi pada 2025 yaitu minus 6,48 persen, sedangkan pertumbuhan tertinggi tercatat pada 2024 sebesar 5,46 persen.
(Baca: Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1) di Kalimantan Barat | 2025)
Ranking persentase kemiskinan Kabupaten Mamuju Tengah secara nasional terus bergeser selama 10 tahun terakhir. Dari urutan 403 pada tahun 2015, saat ini wilayah ini menempati urutan 317 dari total 514 kabupaten kota seluruh Indonesia. Dalam 3 tahun terakhir, posisi ranking wilayah ini selalu mengalami pergeseran naik setiap tahunnya.
Kabupaten Majene
Wilayah ini menempati urutan 123 secara nasional untuk persentase kemiskinan, dengan nilai tercatat 12,98 persen dan mengalami penurunan sedikit sebesar 4,84 persen tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 23.400 jiwa, pendapatan per kapita masyarakat sebesar 37,83 juta rupiah per tahun, sedangkan garis kemiskinan ditetapkan sebesar 511,03 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Mamasa
Urutan 103 secara nasional menjadi posisi wilayah ini untuk indikator persentase kemiskinan, dengan angka tercatat 13,66 persen dan penurunan sebesar 3,80 persen pada periode terakhir. Terdapat 22.870 jiwa penduduk tergolong miskin, pendapatan per kapita masyarakat sebesar 23,30 juta rupiah per tahun, dengan garis kemiskinan sebesar 367,51 ribu rupiah per kapita setiap bulan.
(Baca: Inflasi Transportasi di Kota Samarinda Bulan Juni 4,66%)
Kabupaten Mamuju Utara
Menempati urutan 428 secara nasional, persentase kemiskinan wilayah ini tercatat 4,96 persen dengan penurunan sebesar 4,80 persen tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin sebanyak 9.650 jiwa, pendapatan per kapita masyarakat mencapai 89,16 juta rupiah per tahun, sedangkan garis kemiskinan ditetapkan sebesar 477,89 ribu rupiah per kapita per bulan.
Kabupaten Mamuju
Posisi 326 secara nasional ditempati wilayah ini untuk indikator persentase kemiskinan, dengan nilai tercatat 6,99 persen dan mengalami penurunan sebesar 2,24 persen pada periode terakhir. Terdapat 22.480 jiwa penduduk tergolong miskin, pendapatan per kapita masyarakat sebesar 58,09 juta rupiah per tahun, dengan garis kemiskinan sebesar 378,20 ribu rupiah per kapita setiap bulan.
Kabupaten Polewali Mandar
Wilayah ini menempati urutan 97 secara nasional untuk persentase kemiskinan, dengan nilai tercatat 14,02 persen dan mengalami penurunan sebesar 10,47 persen tahun terakhir. Jumlah penduduk miskin mencapai 63.290 jiwa, pendapatan per kapita masyarakat sebesar 38,06 juta rupiah per tahun, sedangkan garis kemiskinan ditetapkan sebesar 525,71 ribu rupiah per kapita per bulan.