Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pengeluaran per kapita per bulan untuk perawatan kulit di Kabupaten Merauke pada tahun 2024 mencapai 109852 rupiah. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 16,6 persen dibandingkan tahun 2023 yang tercatat sebesar 94192 rupiah. Sepanjang tujuh tahun terakhir tercatat pergerakan angka pengeluaran ini mengalami perubahan setiap tahun tanpa periode stagnan.
(Baca: Statistik Populasi Sapi Potong Jantan yang Bisa Dipotong Periode 2013-2025)
Besar pengeluaran perawatan kulit ini setara dengan 29,7 persen dari total pengeluaran aneka barang jasa masyarakat Kabupaten Merauke. Angka ini juga tercatat lebih tinggi dibandingkan rata-rata pengeluaran kecantikan umum masyarakat yang hanya sebesar 44679 rupiah per kapita per bulan. Sementara itu nilai pengeluaran perawatan kulit masih berada di bawah pengeluaran untuk sabun mandi, makanan jadi serta rokok dan tembakau setiap bulannya.
Sepanjang periode 2018 sampai 2024, pengeluaran tertinggi untuk perawatan kulit terjadi pada tahun 2022 dengan angka 111591 rupiah per kapita. Sementara pengeluaran terendah tercatat pada tahun 2018 dengan nilai 43787 rupiah. Terdapat penurunan signifikan pada tahun 2021 sebesar 23,8 persen, sebelum kembali naik pada tahun berikutnya sebesar 71,6 persen.
Untuk tingkat provinsi Papua Selatan, Kabupaten Merauke menempati urutan ketiga dari total empat kabupaten yang ada pada tahun 2024. Di atasnya terdapat Kabupaten Boven Digoel dengan pengeluaran 146888 rupiah dan Kabupaten Mappi sebesar 113872 rupiah. Sementara Kabupaten Asmat berada di urutan paling bawah dengan pengeluaran perawatan kulit sebesar 76028 rupiah. Secara nasional Kabupaten Merauke berada di urutan 41 dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia.
Badan Pusat Statistik (BPS) juga mencatat secara keseluruhan pengeluaran total per kapita Kabupaten Merauke pada tahun 2024 mencapai 2307978 rupiah per bulan. Angka ini menempatkan Kabupaten Merauke pada urutan pertama seluruh kabupaten di Provinsi Papua Selatan untuk kategori total pengeluaran. Pertumbuhan total pengeluaran ini mencapai 18,5 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Kabupaten Merauke
(Baca: Pengeluaran Perumahan, Air, Listrik dan Bahan Bakar Rumah di Kabupaten Merauke Bulan Juni Turun 0,37%)
Kabupaten Merauke mencatat pertumbuhan pengeluaran makanan sebesar 20,5 persen pada tahun 2024 dengan total pengeluaran per kapita mencapai 1067179 rupiah per bulan. Sementara untuk pengeluaran bukan makanan, wilayah ini juga mencatat kenaikan sebesar 16,9 persen menjadi 1240799 rupiah per kapita setiap bulannya. Kedua nilai ini menempatkan Kabupaten Merauke pada peringkat pertama di seluruh kabupaten di Provinsi Papua Selatan, mengungguli tiga kabupaten lainnya untuk semua kategori pengeluaran rumah tangga.
Kabupaten Boven Digoel
Kabupaten Boven Digoel mencatat pengeluaran makanan per kapita sebesar 767545 rupiah per bulan pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Wilayah ini justru mengalami penurunan sebesar 13,3 persen untuk pengeluaran bukan makanan menjadi 574095 rupiah per kapita. Secara keseluruhan total pengeluaran wilayah ini sedikit turun sebesar 0,9 persen, namun tetap menempati urutan kedua di Provinsi Papua Selatan.
Kabupaten Mappi
Kabupaten Mappi mencatat pertumbuhan pengeluaran makanan sebesar 9,2 persen menjadi 629132 rupiah per kapita per bulan pada tahun 2024. Sementara pengeluaran bukan makanan di wilayah ini naik sebesar 16,2 persen menjadi 499089 rupiah setiap bulannya. Total pengeluaran keseluruhan wilayah ini mengalami kenaikan sebesar 12,2 persen, dan menempati urutan keempat di seluruh kabupaten Provinsi Papua Selatan.
Kabupaten Asmat
Kabupaten Asmat mencatat pengeluaran makanan per kapita sebesar 703926 rupiah per bulan pada tahun 2024, dengan pertumbuhan sebesar 7,6 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Pengeluaran bukan makanan di wilayah ini sedikit naik sebesar 3,9 persen menjadi 511101 rupiah per kapita. Secara keseluruhan total pengeluaran wilayah ini naik sebesar 6 persen, dan menempati urutan ketiga di Provinsi Papua Selatan.