Waspada! Pagi Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Minggu, 26 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Minggu (26/4/2026) pukul 08.12 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 35 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 500 meter di atas puncak (4.176 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 125 detik.
(Baca: Dua Bulan Banjir Sumatra, 1.204 Orang Meninggal Dunia dan 140 Hilang (Selasa, 27 Januari 2026))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 26 April 2026 pukul 00.00-06.00 WIB menunjukkan terjadi 20 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 60-189 detik.
Kemudian, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 2 milimeter dan lama gempa 82 detik serta 1 kali harmonik dengan amplitudo 10 milimeter dan lama gempa 528 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.671 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 867 kali letusan.
(Baca: 295 Orang Meninggal karena Banjir dan Longsor di Sumut, Ini Sebarannya (4 Desember 2025))