Dua Bulan Banjir Sumatra, 1.204 Orang Meninggal Dunia dan 140 Hilang (Selasa, 27 Januari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Dua bulan berlalu setelah banjir dan tanah longsor menyapu tiga provinsi di Pulau Sumatra, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pada penghujung November 2025.
Sampai saat ini, masih banyak korban yang belum ditemukan, serta sejumlah rumah dan fasilitas umum lumpuh disesaki lumpur.
Menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), per (27/1/2026) pukul 12.00 WIB, bencana ini telah mengakibatkan 1.204 orang meninggal, 140 orang hilang, dan sekitar 111,8 ribu orang harus mengungsi.
(Baca: Bencana Alam Merusak 220 Ribu Bangunan di Indonesia pada 2025)
Berikut rincian jumlah korban jiwa dan orang hilang akibat bencana Sumatra berdasarkan provinsi per Selasa (27/1/2026) pukul 12.00 WIB:
Aceh:
- Meninggal: 562 orang
- Hilang: 29 orang
Sumatera Utara:
- Meninggal: 375 orang
- Hilang: 41 orang
Sumatera Barat:
- Meninggal: 267 orang
- Hilang: 70 orang.
Secara keseluruhan, bencana Sumatra ini menyebabkan 247.949 rumah rusak. Kerusakan juga terjadi pada 4.546 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, 215 fasilitas kesehatan, 866 jembatan, dan 2.165 jalan.
(Baca: Banjir dan Cuaca Ekstrem, Bencana Terbanyak di Indonesia pada 2025)