Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Batang Hari Naik 2,08% dalam 5 Tahun Terakhir

1
Irfan Fadhlurrahman 05/07/2026 13:11 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Batang Hari, Jambi (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Batang Hari, Jambi mencapai 11,14% pada 2025.

Angka tersebut naik 0,17% dari tahun sebelumnya sebesar 10,97%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 2,08%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Batang Hari lebih tinggi dibandingkan dengan rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Batang Hari yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 11,14% dari total penduduk.

Dibandingkan dengan 10 kabupaten/kota lain di Provinsi Jambi, PoU di Kabupaten Batang Hari ada di urutan ke-7. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Muaro Jambi (8,04%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Tanjung Jabung Barat (13,33%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Jambi pada 2025.

  1. Kabupaten Muaro Jambi: 8,04%
  2. Kabupaten Bungo: 8,16%
  3. Kota Jambi: 9,14%
  4. Kabupaten Sarolangun: 9,7%
  5. Kabupaten Merangin: 10,02%
  6. Kabupaten Tebo: 10,21%
  7. Kabupaten Batang Hari: 11,14%
  8. Kabupaten Tanjung Jabung Timur: 11,85%
  9. Kabupaten Kerinci: 12,15%
  10. Kota Sungai Penuh: 12,81%

(Baca: Dampak Konflik Timur Tengah, Harga Pangan Global Naik pada Maret 2026)

Data Pasar

Macro update by
05 July 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jun) 3,34% +0.26
Inflasi mom (Jun) 0,44% +0.16
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Des) 7,50% -0.75
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.968 -0.06
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Ekspor Migas (Mei) 758,10 -34.38
Neraca perdagangan (Mei) -1,61 -1,907.18
Impor Migas (Mei) 4,51 -1.82
Ekspor (Mei) 23,20 -8.30
Impor (Mei) 24,81 -1.59
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jun) 114,65 +0.76

Data Populer

Loading...