KLHK: Jumlah Titik Panas di Indonesia Capai 38 Dalam 24 Jam Terakhir (Kamis, 1 Januari 2026)

1
Irfan Fadhlurrahman 01/01/2026 11:36 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Jumlah Titik Panas Terbanyak di Indonesia 24 Jam Terakhir
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Berdasarkan sistem pemantauan kebakaran hutan dan lahan SiPongi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), pemantauan 24 jam terakhir menunjukkan ada 38 titik panas (hotspot) terdeteksi di Indonesia.

Data tersebut merupakan hasil pencitraan satelit Terra/Aqua, SNPP, dan NOAA yang diakses pada Kamis (1/1/2026) pukul 11.36 WIB. Dari 38 titik panas terdeteksi, 38 titik skala sedang.

Tingkat kepercayaan hotspot terbagi menjadi 3 skala. Skala rendah memiliki rentang 0 - 29, skala sedang 30 - 79, dan skala tinggi 80 - 100. Semakin tinggi tingkat kepercayaan hotspot, semakin tinggi juga kemungkinan wilayah tertentu terjadi kebakaran hutan dan lahan.

(Baca: Bagaimana Cara Warga Identifikasi Udara Bersih di Tengah Buruknya Kualitas Udara?)

Titik panas terdeteksi paling banyak berada di Kalimantan Timur sebanyak 8 titik. Sulawesi Tengah menempati posisi kedua jumlah titik panas terbanyak dengan 8 titik. Sulawesi Selatan berada di posisi ketiga sebanyak 5 titik panas.

Sebanyak 4 titik panas terdeteksi di Maluku Utara, Aceh menyusul dengan 3 titik panas, serta Jawa Tengah dan Jawa Barat masing-masing memiliki 2 dan 2 titik panas terdeteksi.

Titik panas merupakan titik koordinat suatu daerah yang memiliki temperatur permukaan lebih tinggi dibandingkan sekitarnya, dan bukan jumlah kejadian kebakaran hutan dan lahan.

Namun, banyaknya jumlah titik panas dan bergerombol pada suatu wilayah mengindikasikan adanya kejadian kebakaran hutan dan lahan. Artinya, data titik panas hasil deteksi satelit penginderaan jauh masih paling efektif dalam memantau kebakaran hutan dan lahan untuk wilayah yang luas.

(Baca: Jakarta dan Medan Kota Berpolusi Terburuk Dunia, Ini Tren Kualitas Udaranya)

Data Populer

Loading...