Gunung Semeru Kembali Erupsi Malam Ini (Jumat, 17 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Jumat (17/4/2026) pukul 23.42 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 43 kali.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 600 meter di atas puncak (4.276 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat daya. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 12 milimeter dan durasi 114 detik.
(Baca: Update Jumlah Fasilitas Rusak karena Banjir dan Longsor Sumatra (11 Desember 2025))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 17 April 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 18 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 59-181 detik.
Kemudian, 5 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-5 milimeter dan lama gempa 46-67 detik serta 1 kali gempa tektonik jauh dengan amplitudo 5 milimeter s-p 49 detik dan lama gempa 102 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.534 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 818 kali letusan.
(Baca: Dua Bulan Banjir Sumatra, 1.204 Orang Meninggal Dunia dan 140 Hilang (Selasa, 27 Januari 2026))