Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan tahun 2024 untuk Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah. Persentase penduduk miskin mencapai 6,66 persen, sedikit naik dari 6,63 persen tahun sebelumnya dengan pertumbuhan 0,45 persen. Jumlah penduduk miskin 8.740 orang, sedikit naik dari 8.590 orang tahun lalu, sementara jumlah penduduk keseluruhan 118.021 jiwa naik 1,92 persen. Posisi rank nasional kemiskinan kabupaten ini berada di urutan 371, dan urutan 16 di pulau Kalimantan.
Data historis kemiskinan periode 2004-2024 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi di tahun 2006 sebesar 14,05 persen, dan terendah di tahun 2020 sebesar 6,09 persen. Pertumbuhan kemiskinan terendah terjadi di 2007 (-12,17 persen) dan tertinggi di 2010 (13,64 persen). Rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 6,61 persen, lebih tinggi dari rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) sebesar 6,44 persen. Rank nasional kabupaten ini bergeser dari urutan 258 di 2004 ke 371 di 2024, menunjukkan peningkatan kondisi kemiskinan.
(Baca: Volume Ekspor Besi dan Baja Provinsi Jawa Timur Januari 2026)
Kabupaten Barito Utara
Rank nasional persentase kemiskinan berada di urutan 414, lebih rendah dari Kabupaten Barito Timur. Persentase kemiskinan sebesar 5,67 persen dengan jumlah penduduk miskin 7.600 orang. Garis kemiskinan mencapai Rp628,43 ribu per kapita per bulan, naik 6,36 persen dari tahun sebelumnya. Pendapatan per kapita sebesar Rp8,63 juta per tahun, sedikit turun 2,21 persen. Jumlah penduduk 158.514 jiwa, sedikit turun 0,08 persen, dengan pertumbuhan kemiskinan 5,98 persen yang lebih tinggi dari Barito Timur.
Kabupaten Gunung Mas
Rank nasional persentase kemiskinan di urutan 413, hampir sama dengan Barito Utara. Persentase kemiskinan 5,68 persen, jumlah penduduk miskin 6.860 orang. Garis kemiskinan Rp562,33 ribu per kapita per bulan, naik 6,84 persen dari tahun sebelumnya. Pendapatan per kapita Rp6,71 juta per tahun, naik 11,15 persen yang cukup signifikan. Jumlah penduduk 132.675 jiwa, naik sedikit 0,55 persen, dengan pertumbuhan kemiskinan 3,84 persen lebih tinggi dari Barito Timur.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Jombang Periode 2004 - 2024)
Kabupaten Murung Raya
Rank nasional persentase kemiskinan di urutan 372, hampir sama dengan Barito Timur. Persentase kemiskinan 6,58 persen, jumlah penduduk miskin 8.050 orang. Garis kemiskinan Rp646,76 ribu per kapita per bulan, naik 6,44 persen dari tahun sebelumnya. Pendapatan per kapita Rp10,01 juta per tahun, turun 6,22 persen. Jumlah penduduk 120.824 jiwa, naik 4,85 persen yang cukup tinggi, dengan pertumbuhan kemiskinan 2,17 persen lebih rendah dari Barito Timur.
Kabupaten Seruyan
Rank nasional persentase kemiskinan di urutan 344, lebih baik dari Barito Timur. Persentase kemiskinan 7,08 persen, jumlah penduduk miskin 16.059 orang yang paling banyak di antara kabupaten tetangga. Garis kemiskinan Rp642,28 ribu per kapita per bulan, naik 5,61 persen dari tahun sebelumnya. Pendapatan per kapita Rp7,23 juta per tahun, naik 8,13 persen. Jumlah penduduk 158.282 jiwa, naik 3,34 persen, dengan pertumbuhan kemiskinan sedikit turun 0,56 persen.