Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Minahasa Selatan tahun 2024 sebesar 8.97%, sedikit naik dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar 8.89%. Kenaikan ini setara dengan peningkatan jumlah penduduk miskin menjadi 19.130 jiwa dari total 242.463 jiwa penduduk.
Dibandingkan kabupaten lain di Sulawesi Utara, Minahasa Selatan berada di urutan tengah dalam persentase kemiskinan. Pertumbuhan persentase kemiskinan sebesar 0.9% menunjukkan perlambatan dibandingkan tahun sebelumnya.
(Baca: Persentase Pengangguran 2024 di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan 2,51%)
Data historis menunjukkan fluktuasi angka kemiskinan di Minahasa Selatan selama periode 2004-2024. Persentase kemiskinan tertinggi tercatat pada tahun 2007 sebesar 13.61%, sementara terendah pada tahun 2012 sebesar 8.61%. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2006 sebesar 25.23%, sedangkan penurunan terdalam terjadi pada tahun 2008 turun 14.33%. Pada tahun 2024, Kabupaten Minahasa Selatan berada di peringkat 270 secara nasional. Rata-rata persentase kemiskinan dalam tiga tahun terakhir adalah 9.12% dan dalam lima tahun terakhir adalah 9.10%.
Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Sulawesi Utara yang memiliki persentase kemiskinan berdekatan, Minahasa Selatan memiliki kondisi yang bervariasi. Beberapa kabupaten memiliki persentase kemiskinan lebih tinggi, sementara yang lain lebih rendah.
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan
Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan memiliki persentase kemiskinan yang lebih tinggi dari Minahasa Selatan, yaitu 11.33%, menempatkannya pada peringkat 195 se-Indonesia. Jumlah penduduk miskinnya tercatat 7.880 jiwa, menunjukkan penurunan turun 4.83%. Dengan jumlah penduduk 75.374 jiwa, garis kemiskinan di wilayah ini mencapai Rp 419.865,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp 40,80 juta per tahun. Pertumbuhan penduduknya sendiri naik 3.19%, namun angka kemiskinan masih menjadi tantangan utama.
Kabupaten Bolaang Mongondow Utara
Dengan persentase kemiskinan 7.88% dan berada di peringkat 313 se-Indonesia, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara memiliki jumlah penduduk miskin sebanyak 6.600 jiwa. Pertumbuhan kemiskinan sedikit naik 0.61%. Jumlah penduduknya 87.627 jiwa dengan garis kemiskinan pada angka Rp 334.448,00 per kapita per bulan, dan pendapatan per kapita mencapai Rp 40,65 juta per tahun. Pertumbuhan jumlah penduduk di wilayah ini sebesar 1.32% turut memengaruhi dinamika ekonomi dan sosial.
(Baca: Perbandingan PDRB ADHB per Kapita di Provinsi Sulawesi Utara pada 2024)
Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro
Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro memiliki persentase kemiskinan sebesar 8.32%, menempatkannya pada peringkat 295 se-Indonesia. Jumlah penduduk miskinnya tercatat 5.630 jiwa, mengalami penurunan -4.9%. Jumlah penduduk di kabupaten ini adalah 70.723 jiwa dengan garis kemiskinan Rp 388.056,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita di wilayah ini mencapai Rp 45,87 juta per tahun, menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat kemiskinan.
Kabupaten Kepulauan Sangihe
Kabupaten Kepulauan Sangihe memiliki persentase kemiskinan 10.84%, menempati urutan 206 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kabupaten ini mencapai 14.380 jiwa, turun 1.51%. Kabupaten ini memiliki jumlah penduduk 137.450 jiwa dengan garis kemiskinan sebesar Rp 328.431,00 per kapita per bulan. Tingkat pendapatan per kapita masyarakatnya adalah Rp 43,19 juta per tahun.
Kabupaten Kepulauan Talaud
Persentase kemiskinan di Kabupaten Kepulauan Talaud adalah 8.17%, dengan peringkat 303 di Indonesia. Jumlah penduduk miskin di wilayah ini adalah 7.740 jiwa, mengalami penurunan -2.89%. Dengan jumlah penduduk 100.645 jiwa, garis kemiskinan di Talaud mencapai Rp 364.581,00 per kapita per bulan. Sementara itu, pendapatan per kapita masyarakat tercatat sebesar Rp 31,52 juta per tahun.
Kabupaten Minahasa Tenggara
Kabupaten Minahasa Tenggara memiliki persentase kemiskinan 11.72%, menempatkannya pada peringkat 182 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kabupaten ini adalah 12.590 jiwa dengan penurunan -0.87%. Jumlah penduduk di wilayah ini mencapai 120.858 jiwa, dengan garis kemiskinan sebesar Rp 402.654,00 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat Minahasa Tenggara tercatat sebesar Rp 61,07 juta per tahun.