Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kota Manado Capai 3,88% pada 2025
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kota Manado, Sulawesi Utara mencapai 3,88% pada 2025.
Angka tersebut turun 0,58% dari tahun sebelumnya sebesar 4,46%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir naik 1,66%.
Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kota Manado lebih rendah dibandingkan dengan rata-rata nasional.
Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.
Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.
Ini artinya, penduduk di Kota Manado yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 3,88% dari total penduduk.
Dibandingkan dengan 14 kabupaten/kota lain di Provinsi Sulawesi Utara, PoU di Kota Manado ada di urutan pertama. Wilayah dengan PoU tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Kepulauan Sangihe (10,0%).
Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Utara pada 2025.
- Kota Manado: 3,88%
- Kabupaten Minahasa: 4,08%
- Kota Tomohon: 4,15%
- Kota Bitung: 4,2%
- Kota Kotamobagu: 4,74%
- Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan: 5,84%
- Kabupaten Boloang Mongondow: 6,11%
- Kabupaten Minahasa Selatan: 6,11%
- Kabupaten Minahasa Utara: 6,19%
- Kabupaten Bolaang Mongondow Timur: 6,58%
(Baca: 18 Provinsi dengan Angka Kemiskinan Terendah Awal 2025)