Tren Beban Ketergantungan Menurun, Apa Dampaknya bagi Usia Produktif?

1
Dwi Hadya Jayani 23/11/2021 14:00 WIB
Image Loader
Memuat...
Angka Beban Ketergantungan Indonesia (2017-2021)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, tren angka beban ketergantungan Indonesia menurun. Penurunan ini menunjukkan semakin rendah beban yang ditanggung usia produktif.

Tercatat angka beban ketergantungan Indonesia sebesar 48,42% pada 2017. Artinya, sebanyak 100 orang berusia kerja memiliki tanggungan sebanyak 48 orang yang belum produktif dan dianggap tidak produktif lagi.

Angka tersebut menurun tipis menjadi 48,23% pada 2018. Kemudian, menurun kembali menjadi 47,99% pada 2019.

Pada masa pandemi, penurunan angka beban ketergantungan juga tidak signifikan mencapai 47,89%. Angka ini hanya menurun 0,1 poin dari 2019.

Laporan terakhir menunjukkan, angka beban ketergantungan menurun 2,17 poin menjadi 45,72% pada 2021. Sebanyak 100 orang produktif menanggung 46 orang belum produktif dan dinilai tidak produktif lagi pada 2021.

(Baca: 2016, Rasio Ketergantungan DKI Jakarta Meningkat)

Editor : Annissa Mutia

Data Pasar

Macro update by
14 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.828 -0.14
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...