Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Karanganyar Capai 6,09% pada 2025

1
Irfan Fadhlurrahman 29/08/2026 08:53 WIB
Image Loader
Memuat...
Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Kabupaten Karanganyar Provinsi Jawa Tengah (2017-2025)
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Melansir data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah mencapai 6,09% pada 2025.

Angka tersebut turun 1,0% dari tahun sebelumnya sebesar 7,09%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 3,84%.

Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Karanganyar lebih rendah dibanding rata-rata nasional.

Menurut Badan Pangan Nasional (Bapanas), PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.

Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.

Ini artinya, penduduk di Kabupaten Karanganyar yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 6,09% dari total penduduk.

Dibanding 34 kabupaten/kota lain di Provinsi Jawa Tengah, PoU di Kabupaten Karanganyar ada di urutan ke-8. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kota Semarang (4,06%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Blora (13,9%).

Berikut ini daftar PoU terendah di 10 kabupaten/kota Provinsi Jawa Tengah pada 2025.

  1. Kota Semarang: 4,06%
  2. Kota Salatiga: 4,67%
  3. Kabupaten Pekalongan: 5,47%
  4. Kota Tegal: 5,6%
  5. Kabupaten Kudus: 5,73%
  6. Kota Surakarta: 5,8%
  7. Kabupaten Batang: 5,93%
  8. Kabupaten Karanganyar: 6,09%
  9. Kota Pekalongan: 6,67%
  10. Kabupaten Pemalang: 6,77%

(Baca: Kemiskinan Ekstrem di Indonesia Terus Berkurang sampai 2025)

Data Stories Terkini

Data Pasar

Macro update by
29 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.692 -0.33
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...