Waspada! Malam Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Sabtu, 7 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Sabtu (7/2/2026) pukul 20.59 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 43 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai None meter di atas puncak atau None meter di atas permukaan laut.
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 120 detik.
(Baca: Jumlah Korban Bencana Gempa Bumi di Indonesia pada 2020-2024)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 7 Februari 2026 pukul 12.00-18.00 WIB menunjukkan terjadi 29 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-22 milimeter dan lama gempa 60-153 detik.
Kemudian, 1 kali gempa guguran dengan amplitudo 5 mm dan lama gempa 52 detik serta 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 6 milimeter dan lama gempa 46 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 507 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 267 kali letusan.
(Baca: Inilah 10 Gempa Bumi Terbesar Sepanjang Sejarah, Dua di Antaranya dari Indonesia)