Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Tangerang pada 2024 sebesar 6,55%,
menurun 5,48% dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin mencapai 266.430 jiwa,
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Buru Selatan Periode 2010 - 2024)
sedangkan total penduduk 3.373.149 jiwa. Secara nasional, Kabupaten Tangerang berada di urutan ke-376.
Perkembangan kemiskinan di Kabupaten Tangerang menunjukkan kondisi yang fluktuatif.
Persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada 2006 sebesar 8,28%, sedangkan terendah pada 2019 sebesar 5,14%.
Pertumbuhan angka kemiskinan terendah tercatat pada 2007 dengan -13,29% dan tertinggi pada 2020 sebesar 21,21%.
Jika dibandingkan dengan rata-rata tiga tahun terakhir (2022-2024), persentase kemiskinan saat ini lebih rendah.
Namun, jika dibandingkan dengan lima tahun terakhir (2020-2024), persentase kemiskinan saat ini sedikit lebih tinggi.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Sintang Periode 2004 - 2024)
Dibandingkan dengan kabupaten/kota lain di Provinsi Banten, Kabupaten Tangerang memiliki persentase kemiskinan yang
berdekatan dengan Kota Tangerang (5,43%), Kota Serang (5,65%), Kabupaten Serang (4,51%), Kabupaten Lebak (8,44%), dan Kabupaten Pandeglang (9,18%).
Kabupaten Lebak
Kabupaten Lebak menempati urutan ke-290 secara nasional dalam persentase kemiskinan dengan angka 8,44%. Jumlah penduduk miskin di Lebak mencapai 111.710 jiwa, dengan total penduduk 1.506.378 jiwa. Garis kemiskinan di Lebak adalah Rp440.705 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat Lebak adalah Rp25,96 juta per tahun, menempati urutan ke-459 secara nasional. Pertumbuhan penduduk miskin mengalami penurunan sebesar 2,47%.
Kabupaten Pandeglang
Kabupaten Pandeglang memiliki persentase kemiskinan 9,18% dan menduduki peringkat ke-260 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di Pandeglang mencapai 113.450 jiwa, dengan jumlah penduduk 1.413.897 jiwa. Garis kemiskinan di wilayah ini mencapai Rp479.886 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita di Kabupaten Pandeglang adalah Rp27,07 juta per tahun, dengan pertumbuhan 4,5% dan berada di urutan ke-452 secara nasional. Jumlah penduduk miskin mengalami penurunan 0,68%.
Kabupaten Serang
Kabupaten Serang mencatatkan persentase kemiskinan sebesar 4,51%, menempatkannya pada urutan ke-460 secara nasional. Dengan jumlah penduduk 1.756.816 jiwa, terdapat 68.860 jiwa penduduk miskin. Pendapatan per kapita di Kabupaten Serang adalah Rp60,00 juta per tahun. Garis kemiskinan di kabupaten ini tercatat sebesar Rp449.291 per kapita per bulan. Terjadi penurunan persentase penduduk miskin sebesar 6,73%, menunjukkan perbaikan signifikan.
Kota Serang
Kota Serang memiliki persentase kemiskinan sebesar 5,65% dan menduduki peringkat ke-418 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kota ini mencapai 41.620 jiwa dari total 743.748 jiwa penduduk. Pendapatan per kapita di Kota Serang adalah Rp58,49 juta per tahun. Garis kemiskinan di kota ini tercatat sebesar Rp540.786 per kapita per bulan. Penurunan persentase penduduk miskin mencapai 7,49%, menunjukkan adanya perbaikan.
Kota Tangerang
Kota Tangerang memiliki persentase kemiskinan sebesar 5,43% dan menduduki peringkat ke-424 di Indonesia. Jumlah penduduk miskin di kota ini mencapai 128.910 jiwa dari total populasi 1.927.815 jiwa. Garis kemiskinan di Kota Tangerang adalah Rp785.113 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp114,45 juta per tahun dan pertumbuhan jumlah penduduk miskin berkurang 6,38%.