Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat persentase kemiskinan di Kabupaten Buru Selatan pada tahun 2024 sebesar 14,91%. Angka ini sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 15,28%. Jumlah penduduk miskin tercatat 9.610 jiwa dari total 80.288 jiwa penduduk.
Secara pertumbuhan, persentase kemiskinan di Buru Selatan mengalami penurunan sebesar 2,42%. Dibandingkan kabupaten lain di Maluku, Buru Selatan berada di urutan ke-10 untuk persentase kemiskinan. Secara nasional, menduduki peringkat ke-99.
(Baca: 0,00219% Penduduk di Kabupaten Sumba Tengah Beragama Budha)
Data historis menunjukkan fluktuasi angka kemiskinan di Buru Selatan selama periode 2010-2024. Persentase kemiskinan tertinggi terjadi pada tahun 2010 sebesar 21,82%, sementara terendah pada tahun 2022 sebesar 14,75%. Pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2015 sebesar 5,97%, dan terendah pada tahun 2013 turun 6,78%. Jika dibandingkan rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024), angka kemiskinan saat ini sedikit lebih baik. Dibandingkan 5 tahun terakhir (2020-2024), kondisi saat ini juga menunjukkan penurunan.
Jika dibandingkan dengan kabupaten lain di Maluku yang memiliki persentase kemiskinan berdekatan, Kabupaten Buru Selatan memiliki angka yang lebih rendah dibandingkan Kabupaten Buru (16,08%), Kabupaten Maluku Tengah (17,67%), dan Kota Tual (20,01%), namun lebih tinggi dari Kota Ambon (5,13%).
Kabupaten Buru
Kabupaten Buru menduduki peringkat ke-86 secara nasional untuk persentase kemiskinan dengan angka 16,08%. Jumlah penduduk miskinnya mencapai 25.020 jiwa dari total penduduk 141.361 jiwa. Garis kemiskinan di Kabupaten Buru tercatat sebesar Rp 610.346 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp 22,26 juta per tahun. Pertumbuhan persentase kemiskinan menunjukkan penurunan turun 2,72%.
Kabupaten Maluku Tengah
Kabupaten Maluku Tengah memiliki persentase kemiskinan 17,67% dan berada di urutan ke-69 secara nasional. Jumlah penduduk miskinnya cukup besar, mencapai 66.650 jiwa dari total penduduk 431.308 jiwa. Pendapatan per kapita masyarakat Maluku Tengah mencapai Rp 25,98 juta per tahun, dengan pertumbuhan 5,28%. Garis kemiskinan di kabupaten ini tercatat Rp 614.323 per kapita per bulan. Persentase kemiskinan mengalami penurunan turun 0,95%.
(Baca: PDRB ADHB di Kabupaten Tegal Menurut Sektor pada 2024)
Kota Tual
Kota Tual memiliki persentase kemiskinan sebesar 20,01%, menempatkannya pada peringkat ke-54 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kota ini mencapai 16.170 jiwa dari total penduduk 91.275 jiwa. Garis kemiskinan di Kota Tual relatif lebih tinggi, yaitu Rp 746.967 per kapita per bulan. Pendapatan per kapita masyarakat mencapai Rp 36,85 juta per tahun, dengan pertumbuhan 5,29%. Persentase kemiskinan menunjukkan penurunan turun 3,24%.
Kota Ambon
Kota Ambon mencatatkan persentase kemiskinan terendah di antara kabupaten/kota yang dibandingkan, yaitu 5,13% dan berada di urutan 436 secara nasional. Jumlah penduduk miskin di kota ini mencapai 25.810 jiwa dari total penduduk 357.289 jiwa. Pendapatan per kapita masyarakat Kota Ambon paling tinggi dibandingkan yang lain, mencapai Rp 54,70 juta per tahun, dengan pertumbuhan 6,07%. Garis kemiskinan di kota ini adalah Rp 750.166 per kapita per bulan. Persentase kemiskinan mengalami penurunan turun 2,29%.