Waspada! Siang Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Selasa, 14 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (14/4/2026) pukul 14.31 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 15 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar None meter di atas puncak (None meter di atas permukaan laut).
Visual letusan tidak teramati. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 125 detik.
(Baca: Update Jumlah Fasilitas Rusak karena Banjir dan Longsor Sumatra (11 Desember 2025))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 14 April 2026 pukul 06.00-12.00 WIB menunjukkan terjadi 12 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 milimeter dan lama gempa 98-145 detik. Kemudian, 6 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-5 milimeter dan lama gempa 28-59 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.466 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 790 kali letusan.
(Baca: Banjir dan Longsor Sumbar Renggut 200 Nyawa, Ini Sebarannya (4 Desember 2025))