Melalui indeks peluang hidup, lembaga Henley & Partners menilai negara-negara yang dianggap mempunyai kesempatan bekerja dan hidup lebih layak pada 2025.
Indeks peluang Henley atau The Henley Opportunity Index ini memberi peringkat berdasarkan sejumlah indikator, yakni pendidikan premium atau unggulan, prospek pekerjaan, potensi penghasilan, kemajuan karier, mobilitas ekonomi, dan kelayakan huni.
>
Swiss menempati urutan pertama dengan skor 84%. Rinciannya, peluang pendapatan 100 poin, kemajuan karier 81, prospek kerja tingkat atas sebesar 85, pendidikan unggulan 73, mobilitas ekonomi 92, dan kelayakan hidup 75.
Tim riset menyebut, Swiss mampu menawarkan opsi investasi yang dikembangkan oleh Henley & Partners, yakni menggabungkan tempat tinggal pribadi dengan ketentuan pajak forfait Swiss.
Melansir laman ITR, keuntungan dari pajak forfait Swiss adalah pajak tidak dihitung berdasarkan pendapatan dan kekayaan riil warganya, tetapi berdasarkan biaya hidup atau jumlah pendapatan dan kekayaan nasional.
Kedua ada Singapura, satu-satunya negara Asia Tenggara yang masuk daftar 10 besar ini, dengan nilai 79%. "Program Investor Global Singapura sangat populer di kalangan keluarga yang sangat kaya dan negara ini telah dikenal sebagai tujuan pendidikan kelas dunia," tulis tim Henley, dikutip pada Kamis (26/3/2025).
Ketiga, Amerika Serikat (AS) dengan total skor 78%. Disusul Australia dan Kanada dengan masing-masing nilai 76% dan 73%.
Selanjutnya ada Kanada, Inggris, Uni Emirat Arab, Austria, Selandia Baru, hingga Italia dalam daftar 10 besar.
Tim Henley menyebut, indikator survey ini berfungsi sebagai tolok ukur bagi investor, wirausahawan, dan keluarga kaya yang ingin mengidentifikasi lokasi-lokasi dengan tawaran lingkungan untuk berkembang serta memaksimalkan potensi karier dan pendapatan mereka. Ini karena mereka ingin generasi berikutnya memiliki lingkungan dan pengalaman terbaik.
Berikut 10 negara dengan peluang kerja dan hidup layak yang tinggi berdasarkan riset Henley & Partners pada Maret 2025:
- Swiss: 84%
- Singapura: 79%
- Amerika Serikat: 78%
- Australia: 76%
- Kanada: 73%
- Inggris Raya: 70%
- Uni Emirat Arab: 67%
- Austria: 65%
- Selandia Baru: 65%
- Italia: 64%.
(Baca juga: 10 Negara Paling Bahagia di Dunia 2025)