Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kabupaten Dairi tahun 2024 menunjukkan persentase penduduk miskin mencapai 7,1 persen, sedikit turun dibanding tahun 2023 sebesar 7,47 persen. Selisih penurunan sebesar 0,37 persen dengan pertumbuhan -4,95 persen. Jumlah penduduk miskin menjadi 20.400 orang, sedikit turun 1.020 orang dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk Kabupaten Dairi naik 7.219 orang menjadi 329.341 orang dengan pertumbuhan 2,24 persen. Rank persentase kemiskinan seindonesia berada di urutan 343, dan di pulau Sumatera urutan 103.
(Baca: Jumlah Penduduk dan Persentase Kemiskinan di Kabupaten Banyuwangi Periode 2004 - 2024)
Data historis kemiskinan Kabupaten Dairi periode 2004-2024 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi terjadi di tahun 2004 sebesar 21,16 persen, dan terendah di tahun 2024 sebesar 7,1 persen. Pertumbuhan kemiskinan terendah terjadi di tahun 2008 dengan nilai -30,03 persen, sedangkan pertumbuhan tertinggi terjadi di tahun 2015 dengan nilai 8,21 persen. Rank seindonesia cenderung mengalami peningkatan posisi dari urutan 152 di tahun 2004 ke 343 di tahun 2024.
Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir (2022-2024) Kabupaten Dairi adalah 7,48 persen, sedangkan rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) adalah 7,76 persen. Kondisi kemiskinan tahun 2024 lebih baik dibanding kedua rata-rata tersebut, menunjukkan tren penurunan kemiskinan yang konsisten selama beberapa tahun terakhir, kecuali di tahun 2015 yang mengalami peningkatan persentase kemiskinan.
Dibandingkan kabupaten lain di Sumatera Utara yang memiliki persentase kemiskinan berdekatan, Kabupaten Dairi berada di posisi yang lebih rendah (lebih buruk) dari sebagian besar wilayah tersebut. Hanya beberapa wilayah yang memiliki persentase kemiskinan lebih tinggi dibanding Dairi, dengan perbedaan yang tidak terlalu signifikan dalam angka kemiskinan dan pertumbuhannya.
Kabupaten Karo
Rank persentase kemiskinan seindonesia berada di urutan 332, sedikit lebih baik dibanding Kabupaten Dairi. Persentase kemiskinan tahun 2024 adalah 7,37 persen dengan pertumbuhan -7,64 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 33.440 orang, lebih banyak dibanding Dairi, dengan jumlah penduduk sebesar 418.705 orang. Pendapatan per kapita tahunan adalah 67,69 juta rupiah per kapita, lebih tinggi dibanding Dairi. Garis kemiskinan per kapita per bulan adalah 656,81 ribu rupiah, yang menunjukkan batas pendapatan minimal untuk keluar dari kemiskinan lebih tinggi dibanding Dairi. Pertumbuhan jumlah penduduk sebesar 1,81 persen, lebih rendah dibanding pertumbuhan penduduk Dairi. Kondisi ini menunjukkan bahwa meskipun jumlah penduduk miskin lebih banyak, pendapatan per kapita yang lebih tinggi membantu menekan persentase kemiskinan menjadi lebih baik dibanding Dairi.
(Baca: BPS: Jumlah Penduduk Miskin di Aceh Turun 0,19%(Data Desember 2025))
Kabupaten Pakpak Bharat
Rank persentase kemiskinan seindonesia berada di urutan 358, lebih baik dibanding Kabupaten Dairi. Persentase kemiskinan tahun 2024 adalah 6,87 persen dengan pertumbuhan -6,98 persen. Jumlah penduduk miskin hanya 3.730 orang, jauh lebih sedikit dibanding Dairi, karena jumlah penduduknya yang kecil sebesar 57.152 orang. Pendapatan per kapita tahunan adalah 30,58 juta rupiah per kapita, jauh lebih rendah dibanding Dairi. Garis kemiskinan per kapita per bulan adalah 412,76 ribu rupiah, yang jauh lebih rendah dibanding Dairi. Pertumbuhan jumlah penduduk sebesar 1,56 persen, lebih rendah dibanding pertumbuhan penduduk Dairi. Meskipun pendapatan per kapita rendah, jumlah penduduk yang kecil membuat persentase kemiskinan lebih rendah, sehingga posisi rank lebih baik dibanding Dairi.
Kota Pematang Siantar
Rank persentase kemiskinan seindonesia berada di urutan 339, lebih baik dibanding Kabupaten Dairi. Persentase kemiskinan tahun 2024 adalah 7,2 persen dengan pertumbuhan 0,05 persen, yang menunjukkan pertumbuhan kemiskinan hampir stagnan. Jumlah penduduk miskin mencapai 18.970 orang, sedikit lebih sedikit dibanding Dairi, dengan jumlah penduduk sebesar 278.325 orang. Pendapatan per kapita tahunan adalah 62,63 juta rupiah per kapita, lebih tinggi dibanding Dairi. Garis kemiskinan per kapita per bulan adalah 709,99 ribu rupiah, yang lebih tinggi dibanding Dairi. Pertumbuhan jumlah penduduk sebesar 1,14 persen, lebih rendah dibanding pertumbuhan penduduk Dairi. Kondisi stagnasi pertumbuhan kemiskinan menunjukkan bahwa upaya penurunan kemiskinan belum memberikan hasil yang signifikan, meskipun posisi rank masih lebih baik dibanding Dairi.
Kabupaten Serdang Bedagai
Rank persentase kemiskinan seindonesia berada di urutan 348, lebih baik dibanding Kabupaten Dairi. Persentase kemiskinan tahun 2024 adalah 6,97 persen dengan pertumbuhan -6,28 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 43.000 orang, jauh lebih banyak dibanding Dairi, dengan jumlah penduduk sebesar 690.722 orang. Pendapatan per kapita tahunan adalah 60,74 juta rupiah per kapita, lebih tinggi dibanding Dairi. Garis kemiskinan per kapita per bulan adalah 518,21 ribu rupiah, yang lebih tinggi dibanding Dairi. Pertumbuhan jumlah penduduk sebesar 1,8 persen, lebih rendah dibanding pertumbuhan penduduk Dairi. Jumlah penduduk yang besar membuat jumlah penduduk miskin lebih banyak, namun persentase kemiskinan tetap lebih rendah karena pendapatan per kapita yang cukup tinggi, sehingga rank lebih baik dibanding Dairi.
Kabupaten Simalungun
Rank persentase kemiskinan seindonesia berada di urutan 323, lebih baik dibanding Kabupaten Dairi. Persentase kemiskinan tahun 2024 adalah 7,72 persen dengan pertumbuhan -1,68 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 68.050 orang, jauh lebih banyak dibanding Dairi, dengan jumlah penduduk sebesar 1.022.570 orang. Pendapatan per kapita tahunan adalah 56,00 juta rupiah per kapita, sedikit lebih rendah dibanding Dairi. Garis kemiskinan per kapita per bulan adalah 496,96 ribu rupiah, yang lebih rendah dibanding Dairi. Pertumbuhan jumlah penduduk turun 1,68 persen, yang menunjukkan jumlah penduduk sedikit turun dibanding tahun sebelumnya, berbeda dengan Dairi yang mengalami peningkatan. Meskipun pendapatan per kapita lebih rendah, jumlah penduduk yang turun membantu menekan persentase kemiskinan menjadi lebih baik dibanding Dairi.
Kabupaten Tapanuli Selatan
Rank persentase kemiskinan seindonesia berada di urutan 355, lebih baik dibanding Kabupaten Dairi. Persentase kemiskinan tahun 2024 adalah 6,92 persen dengan pertumbuhan -0,95 persen. Jumlah penduduk miskin mencapai 19.900 orang, sedikit lebih sedikit dibanding Dairi, dengan jumlah penduduk sebesar 322.377 orang. Pendapatan per kapita tahunan adalah 67,23 juta rupiah per kapita, lebih tinggi dibanding Dairi. Garis kemiskinan per kapita per bulan adalah 512,48 ribu rupiah, yang lebih tinggi dibanding Dairi. Pertumbuhan jumlah penduduk sebesar 1,67 persen, lebih rendah dibanding pertumbuhan penduduk Dairi. Pendapatan per kapita yang tinggi membantu menekan persentase kemiskinan menjadi lebih baik, meskipun jumlah penduduk hampir sama dengan Dairi, sehingga rank lebih baik dibanding Dairi.