- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah sekolah SMA di Provinsi Sumatera Utara pada tahun 2024 mencapai 1075 unit, mengalami peningkatan sebesar 8 unit dibanding tahun sebelumnya (2023) yang sejumlah 1067 unit. Data historis dari 2018 hingga 2024 menunjukkan jumlah sekolah SMA di provinsi ini cenderung stabil dengan perubahan kecil, dan konsisten menempati peringkat ke-3 secara nasional selama periode tersebut.
(Baca: PDRB ADHB Sektor Pertanian, Kehutanan, Perikanan Periode 2013-2024)
Dari total 1075 sekolah SMA pada 2024, 438 di antaranya adalah SMA negeri dan 637 adalah SMA swasta. SMA negeri mengalami pertumbuhan 1,4% dibanding 2023 (432 unit), sedangkan SMA swasta hanya bertambah 0,3% dari 635 unit tahun sebelumnya. Secara proporsi, SMA swasta mendominasi dengan 59,2% dari total sekolah, sementara SMA negeri menyumbang 40,8%.
(Baca: Statistik Pengangguran Menurut Pendidikan Tertinggi yang Ditamatkan SMA Periode 2015-2024)
BPS juga mencatat jumlah penduduk usia sekolah SMA (16-18 tahun) di Sumatera Utara pada 2023 sebesar 798.338 orang, yang menempati peringkat ke-4 secara nasional selama bertahun-tahun. Meskipun jumlah penduduk usia ini sedikit menurun dari 810.800 orang pada 2021, Angka Partisipasi Murni (APM) SMA pada 2024 naik menjadi 69%, meningkat 1,5% dibanding tahun 2023.
Jumlah guru SMA di Sumatera Utara pada 2024 mencapai 24.662 orang, naik 1,1% dari 24.402 orang pada 2023. Sebagian besar guru bekerja di SMA negeri, yaitu 16.545 orang (naik 1,7% dari tahun sebelumnya), sedangkan guru di SMA swasta sejumlah 8.117 orang (menurun 0,2%). Proporsi guru ini sejalan dengan jumlah siswa, di mana SMA negeri memiliki 252.462 siswa lebih banyak dibanding SMA swasta yang hanya 141.731 siswa pada 2024.