Kabupaten Tapanuli Selatan mencatatkan total jumlah penduduk sebanyak 287.561 jiwa pada tahun 2024. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan penduduk di kabupaten ini sebesar 0,35 persen. Jumlah penduduk laki-laki tercatat 144.238 jiwa, sementara jumlah penduduk perempuan 143.323 jiwa.
Distribusi penduduk berdasarkan kelompok umur menunjukkan variasi yang signifikan. Kelompok usia 10-14 tahun menjadi yang terbesar dengan total 30.378 jiwa, disusul kelompok usia 5-9 tahun dengan 29.294 jiwa. Sementara itu, kelompok usia di atas 75 tahun menjadi yang paling sedikit dengan 4.375 jiwa. Adanya perbedaan ini menunjukkan struktur demografi yang dinamis di Tapanuli Selatan.
(Baca: Jumlah Penduduk Menurut Umur di Kota Binjai | 2024)
Dari total populasi, penduduk laki-laki mencakup sekitar 50,16 persen, sedangkan penduduk perempuan 49,84 persen. Perbedaan yang tipis ini mengindikasikan keseimbangan gender yang relatif terjaga di kabupaten tersebut. Data ini penting untuk perencanaan pembangunan yang berkeadilan gender.
(Baca: Data BPS 2024, 23,01% Penduduk Kota Depok Masih Anak-Anak)
Berdasarkan data kelompok umur produktif, mayoritas penduduk Tapanuli Selatan berada dalam rentang usia produktif (15-59 tahun), yaitu sebanyak 171.601 jiwa. Kelompok usia produktif laki-laki mencapai 86.470 jiwa dan perempuan 85.131 jiwa. Kondisi ini menjadi modal penting bagi pembangunan ekonomi daerah.
Jika dilihat dari kelompok umur produktif, kelompok usia 15-59 tahun mendominasi dengan kontribusi terbesar, yaitu 30 persen baik pada laki-laki maupun perempuan. Hal ini menunjukkan bahwa mayoritas penduduk berada dalam usia kerja aktif. Kelompok usia 0-14 tahun menyumbang 15 persen pada laki-laki dan 14 persen pada perempuan, sedangkan kelompok usia di atas 60 tahun menyumbang 5 persen pada laki-laki dan 6 persen pada perempuan. Data ini memberikan gambaran tentang potensi dan tantangan demografi yang perlu diantisipasi.