Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan tahun 2024 untuk Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, yang menunjukkan persentase penduduk miskin tetap 3,44 persen, tidak mengalami perubahan dari tahun 2023. Jumlah penduduk miskin saat ini adalah 84.240 orang, naik 1,8 persen dari tahun sebelumnya, sedangkan total penduduk kabupaten ini mencapai 2.046.862 jiwa, naik 1,49 persen dari 2023.
(Baca: Nilai PDRB ADHB Pengadaan Listrik dan Gas Periode 2013-2025)
Dari data historis 2004-2024, persentase kemiskinan tertinggi di Kabupaten Deli Serdang terjadi pada 2004 sebesar 7,91 persen, sedangkan terendah pada 2023 dan 2024 sebesar 3,44 persen. Rata-rata persentase kemiskinan 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 3,5 persen, lebih rendah dari rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) sebesar 3,68 persen. Rank seindonesia persentase kemiskinan kabupaten ini di 2024 adalah 495, masuk ke dalam 20 kabkota dengan persentase kemiskinan paling rendah di Indonesia.
Dibandingkan dengan kabkota tetangga di Sumatera Utara, persentase kemiskinan Kabupaten Deli Serdang (3,44 persen) lebih rendah dibanding Kota Binjai (4,75 persen), Kota Padang Sidimpuan (6,23 persen), dan Kabupaten Pakpak Bharat (6,87 persen). Jumlah penduduk miskinnya lebih besar karena total penduduknya jauh lebih banyak, menempati rank 2 di pulau Sumatera dan 20 se-Indonesia.
Kota Binjai
Rank seindonesia persentase kemiskinan adalah 451, lebih tinggi dari Kabupaten Deli Serdang. Persentase kemiskinan 4,75 persen dengan pertumbuhan -0,84 persen tahun lalu. Jumlah penduduk miskin 13.860 orang, jauh lebih sedikit karena total penduduknya hanya 312.628 jiwa (rank 248 se-Indonesia). Garis kemiskinan di sini adalah Rp577,22 ribu per kapita per bulan, dengan pendapatan per kapita Rp50,75 juta per tahun. Pertumbuhan pendapatan per kapita 6,44 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan jumlah penduduk (2,17 persen).
(Baca: PDRB ADHB Sektor Angkutan Laut Periode 2013-2024)
Kota Padang Sidimpuan
Rank seindonesia persentase kemiskinan adalah 394, lebih tinggi dari Kabupaten Deli Serdang. Persentase kemiskinan 6,23 persen dengan pertumbuhan -9,05 persen tahun lalu, penurunan cukup signifikan. Jumlah penduduk miskin 14.880 orang, dengan total penduduk 231.266 jiwa (rank 317 se-Indonesia). Garis kemiskinan Rp556,02 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp35,73 juta per tahun dengan pertumbuhan 6,44 persen. Pertumbuhan jumlah penduduk hanya 0,81 persen, jauh lebih rendah dari Deli Serdang.
Kabupaten Pakpak Bharat
Rank seindonesia persentase kemiskinan adalah 358, lebih tinggi dari Kabupaten Deli Serdang. Persentase kemiskinan 6,87 persen dengan pertumbuhan -8,89 persen tahun lalu. Jumlah penduduk miskin hanya 3.730 orang, karena total penduduknya paling sedikit di antara ketiga kabkota ini (57.152 jiwa, rank 503 se-Indonesia). Garis kemiskinan Rp412,76 ribu per kapita per bulan, pendapatan per kapita Rp30,58 juta per tahun dengan pertumbuhan 8,15 persen—yang merupakan pertumbuhan tertinggi di antara ketiga kabkota ini.