Prevalensi Ketidakcukupan Konsumsi Pangan di Polewali Mandar Turun 4,26% dalam 5 Tahun Terakhir
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi ketidakcukupan pangan (Prevalence of Undernourishment/PoU) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat sebesar 5,23% pada 2025.
Angka tersebut turun 1,35% dari tahun sebelumnya sebesar 6,58%, sedangkan dalam 5 tahun terakhir turun 4,26%.
Rata-rata PoU Indonesia sebesar 7,89% pada 2025. Berarti, PoU di Kabupaten Polewali Mandar lebih rendah dibanding rata-rata nasional.
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mendefinisikan PoU merupakan suatu kondisi seseorang, secara regular, mengkonsumsi jumlah makanan yang tidak cukup untuk memenuhi energi yang dibutuhkan untuk hidup normal, aktif, dan sehat.
Indikator tersebut dapat digunakan sebagai alat untuk melihat kondisi kerawanan pangan dan gizi.
Ini artinya, penduduk di Kabupaten Polewali Mandar yang mengkonsumsi makanan, tetapi kebutuhan energinya kurang, tidak sampai 5,23% dari total penduduk.
Dibanding 5 kabupaten/kota lain di Provinsi Sulawesi Barat, PoU di Kabupaten Polewali Mandar ada di urutan ke-2. Wilayah dengan PoU terendah (urutan teratas) yakni Kabupaten Mamuju Utara (3,84%) dan tertinggi (urutan terakhir) yakni Kabupaten Mamuju (9,79%).
Berikut ini daftar PoU terendah di seluruh kabupaten/kota Provinsi Sulawesi Barat pada 2025.
- Kabupaten Mamuju Utara: 3,84%
- Kabupaten Polewali Mandar: 5,23%
- Kabupaten Majene: 6,09%
- Kabupaten Mamuju Tengah: 6,53%
- Kabupaten Mamasa: 8,03%
- Kabupaten Mamuju: 9,79%