Gunung Semeru Kembali Erupsi Pagi Ini (Senin, 13 April 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Senin (13/4/2026) pukul 05.47 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru hanya sekali erupsi.
Berdasarkan informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 500 meter di atas puncak (4.176 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah barat laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 128 detik.
(Baca: Banyak Karhutla di Area Konsesi, Terutama Konsesi Sawit)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 13 April 2026 pukul 18.00-23.59 WIB menunjukkan terjadi 24 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 10-23 milimeter dan lama gempa 58-157 detik.
Kemudian, 9 kali gempa guguran dengan amplitudo 1-2 mm dan lama gempa 36-67 detik serta 4 kali gempa hembusan dengan amplitudo 4-8 milimeter dan lama gempa 55-74 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 1.434 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 776 kali letusan.
(Baca: Indikasi Luas Karhutla di Kalimantan Timur sampai Juni 2025)