Gunung Ibu Kembali Erupsi Malam Ini (Jumat, 20 Februari 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Ibu di Maluku Utara kembali erupsi pada Jumat (20/2/2026) pukul 22.03 WIT. Dalam sepekan terakhir, Gunung Ibu sudah erupsi 27 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati mencapai 600 meter di atas puncak (1.925 meter di atas permukaan laut).
Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 28 milimeter dan durasi 52 detik.
(Baca: Jakarta dan Medan Kota Berpolusi Terburuk Dunia, Ini Tren Kualitas Udaranya)
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Ibu di Level II (Waspada). Pengamatan kegempaan pada 20 Februari 2026 pukul 00.00-23.59 WIT menunjukkan terjadi 104 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 13-28 milimeter dan lama gempa 32-67 detik.
Kemudian, 1 kali gempa hembusan dengan amplitudo 9 milimeter dan lama gempa 39 detik serta 14 kali harmonik dengan amplitudo 4-28 milimeter dan lama gempa 44-195 detik.
PVMBG menghimbau masyarakat di sekitar Gunung Ibu dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas di dalam radius 2 kilometer dan perluasan sektoral berjarak 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara kawah aktif Gunung Ibu.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 701 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi (374 kali letusan) sedangkan Gunung Ibu erupsi 285 kali.
(Baca: Mayoritas Warga Indonesia Akses Informasi Kualitas Udara dari Media Sosial)