Data 2024: Jumlah Perceraian DKI Jakarta 1.881 Kasus

1
Agus Dwi Darmawan 08/08/2026 10:08 WIB
Image Loader
Memuat...
Jumlah Perceraian di DKI Jakarta Periode 2019-2024
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Jumlah perceraian di DKI Jakarta tercatat 1.881 kasus data per 2024. Angka ini terus turun. Selama lima tahun terakhir, rata-rata pertumbuhan tahunan (CAGR) yakni di angka 1,36%.

(Baca: Statistik Jumlah Kota Periode 2013-2025)

Secara historis, turunnya jumlah perceraian tahun ini terlihat lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya. Provinsi ini pernah mencatatkan pertumbuhan tertinggi sebesar 51,54% yang terjadi pada tahun 2021. Sedangkan pertumbuhan terendahnya pernah terjadi pada 2020 di angka -45,3%.

(Baca: PDB Menurut Daya Beli di Sierra Leone 2024)

Dibandingkan dengan 34 provinsi lainnya, data terbaru yang dipublikasikan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada Desember 2024 menempatkan provinsi DKI Jakarta di urutan tujuh nasional.

Berikut ini sepuluh provinsi dengan jumlah perceraian dari urutan yang terbesar secara nasional pada 2024 yakni :

  • Indonesia 100,2 ribu kasus
  • Jawa Barat 33,26 ribu kasus
  • Jawa Timur 32,85 ribu kasus
  • Jawa Tengah 21,83 ribu kasus
  • Banten 2.535 kasus
  • Lampung 2.168 kasus
  • DKI Jakarta 1.881 kasus
  • Sumatera Selatan 778 kasus
  • DI Yogyakarta 637 kasus
  • Kalimantan Timur 487 kasus

Data Pasar

Macro update by
08 August 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Jul) 2,88% -0.46
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.916 +0.01
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jun) -450,50 -72.02
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...