Kalimantan Selatan Paling Polusi di Indonesia Pagi Ini (12/9)

1
Irfan Fadhlurrahman 12/09/2026 09:23 WIB
Image Loader
Memuat...
10 Provinsi dengan Kualitas Udara Terburuk di Indonesia per 12 September 2026 Pukul 08.00 WIB
databoks logo
  • A Kecil
  • A Sedang
  • A Besar

Kualitas Udara di Kalimantan Selatan pagi ini terburuk di Indonesia. Berdasarkan halaman Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada Sabtu (12/9/2026) pukul 08.00 WIB terungkap bahwa indeks kualitas udara di Kalimantan Selatan sebesar 676.

Menurut Direktorat Pengendalian Pencemaran Udara KLHK, ISPU merupakan angka tanpa satuan yang digunakan untuk menggambarkan kondisi mutu udara ambien di lokasi tertentu dan didasarkan kepada dampak terhadap kesehatan manusia, nilai estetika, dan makhluk hidup lainnya.

Perhitungan ISPU berdasarkan hasil pengukuran tujuh parameter pencemar udara yakni PM10, PM2.5, NO2, SO2, CO, O3, dan HC. Pengukuran parameter pencemar udara tersebar di 72 stasiun di berbagai daerah.

(Baca: Banjir, Bencana Alam yang Banyak Melanda Indonesia per September 2025)

Berdasarkan Permen LHK No. 14 Tahun 2020 tentang Indeks Standar Pencemar Udara, ISPU pada rentang 0-50 memiliki kualitas udara baik, rentang 51-100 berarti kualitas udara sedang, dan rentang 101-200 kualitas udara tidak sehat yang bersifat merugikan manusia, hewan, dan tumbuhan.

Berikutnya, kualitas udara sangat tidak sehat pada rentang 201-300 dapat meningkatkan risiko kesehatan pada kelompok sensitif. Sementara, kualitas udara berbahaya pada rentang lebih dari 300 dapat merugikan kesehatan secara serius dan perlu penanganan cepat.

Di bawah Kalimantan Selatan, ada Kalimantan Tengah yang menempati posisi kedua terburuk di Indonesia dengan indeks kualitas udara 644. Kemudian, di posisi ketiga ada Kalimantan Barat dengan indeks kualitas udara 404.

Ini artinya, ketiga provinsi teratas memiliki kualitas udara berbahaya.

Berikut daftar 10 provinsi dengan indeks kualitas udara terburuk di Indonesia pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 08.00 WIB.

1. Kalimantan Selatan: 676

2. Kalimantan Tengah: 644

3. Kalimantan Barat: 404

4. Jambi: 200

5. Sumatera Selatan: 186

6. Riau: 146

7. Kalimantan Timur: 144

8. Sumatera Barat: 138

9. Sematera Selatan: 129

10. Lampung: 127

(Baca: Banjir, Bencana Alam yang Banyak Melanda Indonesia per September 2025)

Data Pasar

Macro update by
12 September 2026
Makro
Nilai Tukar
Komoditas
Ketenagakerjaan
Nama Nilai %
Inflasi yoy (Agu) 3,19% +0.31
Inflasi mom (Jul) -0,14% -0.58
Pertumbuhan ekonomi 5,11% +0.08
Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) 5,61% +4.08
Persentase kemiskinan (Mar) 8,07% -0.18
Gini rasio (Sem2) 0,38 0.00
Nilai Tukar USDIDR 17.621 +0.15
PDB ADHK (Q1) 3.447,70 -0.77
Neraca perdagangan (Jul) 121,90 -127.06
Ekspor Migas (Jun) 1,07 +40.52
Impor Migas (Jun) 4,56 +0.96
Ekspor (Jun) 25,46 +9.72
Impor (Jun) 25,91 +4.41
Kunjungan Wisman (Mei) 1,38 +10.69
NTP (Jul) 116,16 +1.32

Data Populer

Loading...