Waspada! Sore Ini Gunung Semeru Kembali Erupsi (Selasa, 7 Juli 2026)
- A Kecil
- A Sedang
- A Besar
Gunung Semeru di Jawa Timur kembali erupsi pada Selasa (7/7/2026) pukul 17.45 WIB. Dalam sepekan terakhir, Gunung Semeru sudah erupsi 12 kali.
Melansir informasi letusan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) melalui aplikasi MAGMA Indonesia, tinggi kolom abu teramati sekitar 700 meter di atas puncak atau 4.376 meter di atas permukaan laut.
Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi tersebut terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 milimeter dan durasi 129 detik.
(Baca: Waspada, Kualitas Udara Jakarta Pagi Ini Terburuk Dunia (Kamis, 15 Juni 2023))
Menurut laporan aktivitas gunung api MAGMA Indonesia, tingkat aktivitas Gunung Semeru di Level III (Siaga). Pengamatan kegempaan pada 7 Juli 2026 pukul 06.00-12.00 WIB menunjukkan terjadi 14 kali gempa letusan/erupsi dengan amplitudo 11-22 milimeter dan lama gempa 56-140 detik.
Kemudian, 1 kali gempa guguran dengan amplitudo 4 mm dan lama gempa 63 detik serta 3 kali gempa hembusan dengan amplitudo 3-7 milimeter dan lama gempa 34-56 detik.
PVMBG menghimbau tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara di sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 kilometer dari puncak (pusat erupsi). Di luar jarak tersebut, masyarakat tidak melakukan aktivitas pada jarak 500 meter dari tepi sungai (sempadan sungai) di sepanjang Besuk Kobokan karena berpotensi terlanda perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak.
Selama tahun 2026, MAGMA Indonesia telah merekam 2.988 letusan/erupsi gunung api di seluruh Indonesia. Gunung Semeru di Jawa Timur paling banyak erupsi dengan 1.344 kali letusan.
(Baca: Mayoritas Warga Indonesia Akses Informasi Kualitas Udara dari Media Sosial)
Data Terkait
Data Pasar
| Nama | Nilai | % | |
|---|---|---|---|
| Inflasi yoy (Jun) | 3,34% | +0.26 | |
| Inflasi mom (Jun) | 0,44% | +0.16 | |
| Pertumbuhan ekonomi | 5,11% | +0.08 | |
| Pertumbuhan ekonomi (yoy) (Q1) | 5,61% | +4.08 | |
| Persentase kemiskinan (Des) | 7,50% | -0.75 | |
| Gini rasio (Sem2) | 0,38 | 0.00 | |
| Nilai Tukar USDIDR | 17.988 | -0.36 | |
| PDB ADHK (Q1) | 3.447,70 | -0.77 | |
| Ekspor Migas (Mei) | 758,10 | -34.38 | |
| Neraca perdagangan (Mei) | -1,61 | -1,907.18 | |
| Impor Migas (Mei) | 4,51 | -1.82 | |
| Ekspor (Mei) | 23,20 | -8.30 | |
| Impor (Mei) | 24,81 | -1.59 | |
| Kunjungan Wisman (Mei) | 1,38 | +10.69 | |
| NTP (Jun) | 114,65 | +0.76 |