Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data kemiskinan Kota Langsa tahun 2024, persentase penduduk miskin sedikit turun menjadi 10,33 persen dari 10,53 persen di 2023. Jumlah penduduk miskin mencapai 19.370 orang, sedikit turun 130 orang dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk Kota Langsa 182.616 jiwa, sedikit turun 4.342 jiwa dari 2023, dengan pertumbuhan -2,32 persen. Rank seindonesia persentase kemiskinan ke-230, rank di pulau Sumatera ke-60.
(Baca: Persentase Rumah Tangga dengan Status Kepemilikan Rumah Bebas Sewa di Periode 2015-2024)
Data historis kemiskinan Kota Langsa periode 2004-2024 menunjukkan persentase kemiskinan tertinggi di 2008 sebesar 17,97 persen, terendah di 2024 sebesar 10,33 persen. Pertumbuhan kemiskinan tertinggi di 2008 (26,11 persen), terendah di 2009 (-9,85 persen). Rata-rata 3 tahun terakhir (2022-2024) adalah 10,62,10,53,10,33 persen, tren sedikit turun. Rata-rata 5 tahun terakhir (2020-2024) fluktuasi: naik di 2021, lalu turun sampai 2024. Rank seindonesia berfluktuasi dari 224 di 2004 ke 230 di 2024.
Kota Lhokseumawe
Rank seindonesia persentase kemiskinan ke-227, sedikit lebih baik dari Kota Langsa. Persentase kemiskinan 10,44 persen, sedikit turun 2,7 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 22.770 orang, lebih banyak dari Kota Langsa. Jumlah penduduk 197.339 jiwa, sedikit naik 1,75 persen. Pendapatan per kapita Rp59,12 juta per tahun, lebih tinggi dari Kota Langsa. Garis kemiskinan Rp522,67 ribu per kapita per bulan, sedikit naik 4,86 persen.
Kabupaten Aceh Selatan
(Baca: Keadaan Angkatan Kerja di Kabupaten Lombok Timur pada 2024)
Rank seindonesia persentase kemiskinan ke-168, jauh lebih baik dari Kota Langsa. Persentase kemiskinan 12,02 persen, sedikit turun 0,66 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 30.530 orang, paling banyak di antara kabkota berdekatan. Jumlah penduduk 238.021 jiwa, sedikit naik 1,06 persen. Pendapatan per kapita Rp30,85 juta per tahun, lebih rendah dari Kota Langsa. Garis kemiskinan Rp528,24 ribu per kapita per bulan, sedikit naik 6,81 persen.
Kabupaten Aceh Tenggara
Rank seindonesia persentase kemiskinan ke-169, hampir sama dengan Kabupaten Aceh Selatan. Persentase kemiskinan 11,99 persen, sedikit turun 3,69 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 27.280 orang, lebih banyak dari Kota Langsa. Jumlah penduduk 233.627 jiwa, sedikit naik 1,86 persen. Pendapatan per kapita Rp28,74 juta per tahun, paling rendah di antara kabkota berdekatan. Garis kemiskinan Rp496,07 ribu per kapita per bulan, sedikit naik 5,26 persen.
Kota Banda Aceh
Rank seindonesia persentase kemiskinan ke-350, paling baik di antara kabkota berdekatan. Persentase kemiskinan 6,95 persen, sedikit turun 1,28 persen dari tahun sebelumnya. Jumlah penduduk miskin 19.970 orang, sedikit lebih banyak dari Kota Langsa. Jumlah penduduk 262.962 jiwa, sedikit naik 2,2 persen. Pendapatan per kapita Rp98,20 juta per tahun, paling tinggi di antara kabkota berdekatan. Garis kemiskinan Rp862,94 ribu per kapita per bulan, sedikit naik 5,94 persen.